Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran mengklaim masih bisa memperoleh pendapatan negara hingga miliaran dolar atau triliunan rupiah meski ada sanksi ekonomi dari Amerika Serikat (AS). Klaim itu disampaikan oleh Kepala Dewan Nasional Keamanan Tertinggi Iran, Mohsen Rezaee, dalam wawancara bersama IRIB pada Sabtu (22/8/2026).
Rezaee mengatakan pendapatan negara Iran sama sekali tidak terganggu meski ada sanksi dari AS. Sebab, menurutnya, Teheran kini masih bisa mengekspor jutaan barel minyak dengan melanggar blokade pelabuhan yang hingga kini masih diberlakukan Negeri Paman Sam. Dari sanalah Iran bisa mendapatkan banyak uang untuk membiayai berbagai kebutuhan negara.
