Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jateng Genjot Investasi Lewat KEK Industropolis Batang
KITB kini berstatus KEK Industropolis Batang (dok. KITB)
  • KEK Industropolis Batang memiliki masterplan 4.300 hektare dengan infrastruktur industri, digital, utilitas, dan konektivitas logistik.
  • Zankore merencanakan hyperscale data center AI senilai sekitar Rp82 triliun yang ditargetkan beroperasi pada 2027.
  • Jawa Tengah mengarahkan investasi ke industri bernilai tambah serta menekankan lapangan kerja dan rantai pasok lokal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
8-9 September 2026

Forum Pemasaran Investasi Jawa Tengah 2026 berlangsung di Semarang. Forum membahas peluang investasi dan mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, pengelola kawasan industri, serta calon investor.

9 September 2026

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke KEK Industropolis Batang. Kunjungan ditujukan untuk melihat kesiapan kawasan, infrastruktur, dan peluang investasi.

2027

Proyek hyperscale data center AI oleh Zankore ditargetkan mulai beroperasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Jawa Tengah memperkuat investasi melalui pengembangan KEK Industropolis Batang dan Forum Pemasaran Investasi Jawa Tengah 2026.
  • Who?
    KEK Industropolis Batang, Zankore, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, DPMPTSP Jawa Tengah, PT Rumah Keramik Indonesia, pemerintah, pelaku usaha, dan calon investor.
  • Where?
    Forum berlangsung di Semarang, sedangkan kunjungan dilakukan ke KEK Industropolis Batang.
  • When?
    Forum berlangsung pada 8-9 September 2026. Kunjungan ke KEK Industropolis Batang dilakukan pada 9 September 2026.
  • Why?
    Kawasan disiapkan bagi investor dengan menekankan efisiensi investasi dan produksi serta peluang investasi sektor bernilai tambah.
  • How?
    Melalui forum yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, pengelola kawasan, dan calon investor, dilanjutkan kunjungan untuk melihat kesiapan kawasan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

KEK Industropolis Batang adalah tempat besar untuk banyak kegiatan industri. Di sana ada rencana membuat pusat data AI oleh Zankore. Pemerintah, pengusaha, dan calon investor juga bertemu di Jawa Tengah. Mereka melihat kawasan Batang pada 9 September 2026. Kawasan ini disiapkan dengan jalan, fasilitas digital, dan logistik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pengembangan KEK Industropolis Batang menunjukkan adanya ruang kolaborasi antara pemerintah, pengelola kawasan, investor, dunia usaha, dan perguruan tinggi. Kesiapan infrastruktur serta perhatian pada efisiensi investasi dan produksi dapat mendukung pengenalan peluang sektor bernilai tambah, sekaligus membuka keterkaitan dengan lapangan kerja, UMKM, dan rantai pasok lokal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang memiliki masterplan kawasan seluas 4.300 hektare yang mencakup infrastruktur industri, digital, utilitas, serta konektivitas logistik.

Pengelola kawasan menyebut kesiapan investasi tidak hanya ditentukan oleh luas lahan, tetapi juga efisiensi investasi dan produksi. Dua hal tersebut dianggap menjadi parameter utama dalam menyiapkan kawasan bagi investor.

“Fokus kami bukan hanya pada luasan kawasan. Ada dua parameter utama kami dalam menyiapkan tempat untuk berinvestasi, yaitu efisiensi dari sisi investasi dan efisiensi dari sisi produksi," kata Direktur Pemasaran dan Pengembangan KEK Industropolis Batang, Angga Brahmana Sukma dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026).

Pengembangan KEK Industropolis Batang menjadi bagian dari upaya Jawa Tengah memperkuat posisinya sebagai tujuan investasi. Hal tersebut dibahas dalam Forum Pemasaran Investasi Jawa Tengah 2026 yang berlangsung pada 8-9 September 2026 di Semarang.

Forum tersebut mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, pengelola kawasan industri, dan calon investor. Pembahasannya mencakup peluang investasi di sektor advanced manufacturing, industri berorientasi ekspor, energi hijau, dan infrastruktur digital.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke KEK Industropolis Batang pada 9 September 2026. Kunjungan tersebut ditujukan untuk melihat langsung kesiapan kawasan dan peluang investasi yang tersedia.

1. Ada investasi data center AI Rp82 triliun

Ilustrasi data center atau cloud server.(pixels.com/Brett Sayles)

Bram mengatakan, kesiapan ekosistem di KEK Industropolis Batang mulai terlihat dari masuknya investasi berteknologi tinggi. Salah satunya melalui rencana pembangunan hyperscale data center akal imitasi (AI) oleh Zankore.

Zankore merupakan perusahaan patungan yang melibatkan Nvidia Corporation, Indosat, Ooredoo Group, dan Nokia. Investasi proyek hyperscale data center AI tersebut direncanakan mencapai sekitar Rp82 triliun dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.

“Kita sebagai warga Jawa Tengah patut berbangga hati karena investasi high-tech saat ini sudah masuk ke Jawa Tengah,” ujar dia.

KEK Industropolis Batang juga tidak hanya diarahkan menjadi kawasan yang dipenuhi fasilitas industri. Bram mengatakan kawasan tersebut dirancang sebagai ekosistem yang dapat menopang aktivitas ekonomi dan kehidupan di dalamnya.

“Kami tidak hanya ingin mengembangkan deretan pabrik. Kami meyakini kawasan ini harus menjadi satu ekosistem yang hidup. Bukan hanya sekadar deretan pabrik, tetapi juga ada kehidupan di dalamnya," tuturnya.

2. Jawa Tengah bidik industri bernilai tambah

Presiden Prabowo Subianto saat berkunjung ke KEK Industropolis Batang (Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)

Direktur Promosi Wilayah Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru dan Pasifik Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Saribua Siahaan mengatakan, pemerintah berupaya memberikan kepastian dan kemudahan bagi investor.

Don’t worry, we are on your side. We know you are efficient, you are stable, you need profit. From government, we will make regulation, make it easy for you to come to Indonesia," kata dia.

Menurut Saribua, kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, investor, dan perguruan tinggi diperlukan untuk mendorong investasi. Investor yang sudah beroperasi didorong melakukan ekspansi, sedangkan investor baru diharapkan mempertimbangkan Indonesia, termasuk Jawa Tengah, sebagai tujuan investasi.

Plt. Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, Johan Hadiyanto mengatakan, investasi berdampak pada perekonomian daerah, termasuk melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan rantai pasok, dan pertumbuhan UMKM.

“Bagi kami, angka tersebut bukan sekadar capaian statistik. Di baliknya terdapat perluasan lapangan kerja, aktivitas usaha, pendapatan masyarakat, tumbuhnya UMKM, serta semakin kuatnya rantai pasok ekonomi daerah," paparnya.

Jawa Tengah memiliki sejumlah fondasi untuk pengembangan industri, seperti konektivitas Trans-Jawa, pelabuhan, bandara, kawasan industri, KEK, serta tenaga kerja produktif. Investasi ke depan diarahkan ke sektor bernilai tambah, antara lain advanced manufacturing, elektronik, komponen otomotif dan kendaraan listrik, semikonduktor, industri berorientasi ekspor, serta hilirisasi.

Staff Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Ricky Kusmayadi, menilai investasi berperan dalam meningkatkan kapasitas produksi, menciptakan lapangan kerja, memperkuat daya saing nasional, dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Investasi menjadi salah satu pendorong utama melalui peningkatan kapasitas produksi, penciptaan lapangan kerja, penguatan daya saing nasional, serta mendukung prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia," katanya.

3. Tenant dorong manfaat investasi bagi daerah

Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan KEK Industropolis Batang (Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)

Pengembangan kawasan juga terlihat dari pengalaman PT Rumah Keramik Indonesia sebagai salah satu tenant KEK Industropolis Batang. Perusahaan tersebut menilai dukungan pemerintah dan pengelola kawasan menjadi bagian dari perjalanan investasinya di Jawa Tengah.

Direktur PT Rumah Keramik Indonesia, Surya Handoko mengatakan perusahaannya mendapat dukungan pemerintah dan pengelola kawasan sejak tahap awal pembangunan hingga operasional, termasuk ketika menghadapi berbagai tantangan.

“Kami hanya punya satu keyakinan: pemerintah tidak akan meninggalkan kami sendirian," kata dia.

Menurut Surya, investasi tidak cukup hanya dilihat dari nilai modal yang masuk. Keberadaannya juga perlu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan rantai pasok lokal.

Forum Pemasaran Investasi Jawa Tengah 2026 kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke KEK Industropolis Batang pada 9 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengenalan perkembangan kawasan, infrastruktur, serta peluang investasi kepada calon investor.

KEK Industropolis Batang dikembangkan dengan konsep Smart, Green, and Sustainable dan menjadi bagian dari pengembangan ekosistem industri di Jawa Tengah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article