Jakarta, IDN Times - Jepang resmi menyampaikan rasa khawatir mereka kepada pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait rencana aturan tarif atau pajak impor baru, pada Jumat (6/3/2026). Dalam pertemuan tingkat menteri di Washington, Jepang menilai kebijakan tersebut bisa mengancam kestabilan ekonomi dan membuat barang-barang buatan mereka sulit bersaing di pasar dunia.
Pertemuan ini menjadi momen penting bagi kedua negara untuk menyatukan pendapat agar aturan perdagangan tetap adil tanpa merugikan Jepang sebagai mitra kerja sama utama. Dalam diskusi yang berlangsung cukup lama tersebut, Jepang berusaha mendapatkan jaminan agar barang-barang ekspor mereka tidak terkena kenaikan tarif yang memberatkan. Jepang ingin memastikan, perubahan aturan hukum dagang di AS tidak bersifat membeda-bedakan.
Dialog ini juga menjadi langkah diplomasi untuk memastikan kesepakatan yang sudah dibuat sebelumnya tetap dijalankan. Jepang berharap AS tetap menjaga komitmen mereka demi kelancaran hubungan ekonomi kedua negara. Upaya ini dilakukan agar perusahaan manufaktur Jepang tetap bisa menjual produknya dengan baik meski ada perubahan kebijakan di AS.
