Harga Emas Antam Naik Rp4 Ribu, Jadi Rp2,711 Juta per Gram

- Harga emas Antam naik Rp2 ribu per gram menjadi Rp2,711 juta, sementara harga buyback meningkat Rp4 ribu ke Rp2,454 juta per gram sesuai data logammulia.com.
- Penjualan kembali emas di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP.
- Emas dinilai sebagai instrumen investasi aman untuk diversifikasi portofolio, namun perlu penentuan tujuan investasi agar sesuai dengan jangka waktu dan potensi keuntungan.
Jakarta, IDN Times - Pergerakan harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam naik Rp2 ribu per gram pada Sabtu (13/6/2026). Harga emas hari ini, dibanderol Rp2,711 juta per gram.
Berdasarkan data situs logammulia.com, harga buyback naik Rp4 ribu per gram, sehingga dibanderol Rp2,454 juta per gram. Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.
Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Adapun besarannya 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk yang tidak memegang NPWP.
1. Rincian harga emas Antam
Berikut harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:
Harga emas 0,5 gram: Rp1,405,5 juta
Harga emas 1 gram: Rp2,711 juta
Harga emas 2 gram: Rp5,362 juta
Harga emas 3 gram: Rp8,018 juta
Harga emas 5 gram: Rp13,330 juta
Harga emas 10 gram: Rp26,605 juta
Harga emas 25 gram: Rp66,387 juta
Harga emas 50 gram: Rp132,69 juta
Harga emas 100 gram: Rp265,31 juta
Harga emas 250 gram: Rp663,01 juta
Harga emas 500 gram: Rp1,32 miliar
Harga emas 1.000 gram: Rp2,65 miliar.
Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP.
Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh 1 potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
2. Emas jadi instrumen investasi yang menarik
Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.
Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik, sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.
Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.
3. Tentukan lebih dulu tujuan investasi
Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.
Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!

















![[QUIZ] Tebak Pekerjaan Karakter Spongebob, Bisa Betul Semua?](https://image.idntimes.com/post/20260426/untitled_ed317754-35d8-4cfe-9cfd-5824b065d8cf.png)
