Jokowi Terima Kunjungan PM Papua Nugini, Teken Sejumlah Kerja Sama

- Kunjungan PM Papua Nugini menunjukkan semakin eratnya persaudaraan antara kedua negara.
- Penandatanganan MoU on Cross Border Movement for Commercial Bus and Goods dan MoU on Cross Border Transport of Goods by Motor Vehicle untuk meningkatkan ekonomi di perbatasan.
Jakarta, IDN Times - Presiden Joko “Jokowi” Widodo menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Papua Nugini, James Marape ke Indonesia. Menurut Jokowi, kunjungan tersebut menunjukkan semakin eratnya persaudaraan antara kedua negara.
Jokowi menyampaikan dalam pertemuannya dengan PM Papua Nugini, mereka membahas beberapa isu penting. Pertama penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU on Cross Border Movement for Commercial Bus and Goods.
Kesepakatan tersebut mengatur mekanisme transportasi lintas batas untuk angkutan umum komersial, seperti bus, antara Jayapura, Indonesia, dan Vanimo, Papua Nugini.
Kemudian, MoU on Cross Border Transport of Goods by Motor Vehicle. MoU tersebut khusus mengatur perlintasan barang yang dibawa oleh penumpang angkutan umum yang melintasi batas antara Jayapura dan Vanimo dengan menggunakan kendaraan bermotor.
“Penandatanganan 2 MoU lintas batas darat untuk angkutan penumpang dan barang yang penting untuk meningkatkan ekonomi dan mempererat hubungan antara warga di perbatasan,” kata Jokowi dikutip dari saluran YouTube Sekretariat Presiden, Senin (15/7/2024).
1. Kedua negara tandatangani kerja sama kesehatan dan pendidikan

Kedua kepala negara juga melangsungkan MoU Corporation in the Field of Health, yakni pembaruan dari MoU pada 2018 yang berakhir masa berlakunya pada 2022. Kesepakatan tersebut mengatur berbagai isu kesehatan masyarakat di perbatasan antara Indonesia dan Papua Nugini.
Selanjutnya, MoU on Corporation in the Field of Education yang menjadi payung hukum untuk berbagai kerja sama di bidang pendidikan ke depan. Itu mencakup pelatihan dan peningkatan kapasitas tenaga pendidik serta beasiswa untuk pelajar dari kedua negara.
“Saya juga kembali menyampaikan pentingnya kelanjutan pembahasan preferential trade agreement untuk meningkatkan perdagangan kedua negara, pembaharuan kerja sama kesehatan, dan penandatanganan kerja sama pendidikan untuk mempererat kolaborasi dua negara,” tutur Jokowi.
2. Jokowi pastikan Indonesia dukung pembangunan Papua Nugini

Jokowi mengatakan, pembangunan jaringan listrik oleh PT PLN (Persero) di perbatasan Skouw-Wutung telah dimulai dan listrik di Wutung sudah menyala pada hari ini.
Selain itu, Indonesia telah berkomitmen untuk mendukung pembangunan Papua Nugini dan negara-negara Pasifik lainnya melalui berbagai program hibah yang telah dan akan terus berjalan. Program-program tersebut termasuk renovasi rumah sakit di Port Moresby dan pembangunan fasilitas publik di West Sepik.
Dalam konteks kerja sama kawasan Pasifik, Jokowi menyatakan apresiasi terhadap Papua Nugini sebagai tetangga dekat dan mitra strategis Indonesia. Dia berharap negara tersebut terus mendukung peningkatan kerja sama dengan negara-negara Pasifik lainnya, termasuk dalam kerangka Melanesian Spearhead Group (MSG) dan Pacific Islands Forum (PIF).
“Indonesia mengapresiasi dan terus mengharapkan dukungan PNG dalam meningkatkan kerja sama dengan Pasifik, termasuk MSG dan PIF,” ujar Jokowi.
3. Indonesia kirim bantuan ke Papua Nugini yang dilanda tanah longsor

Sebelumnya, Presiden Jokowi melepas pengiriman bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Papua Nugini dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (8/7/2024).
Jokowi menyebutkan bencana tanah longsor di Provinsi Enga, Papua Nugini pada 24 Mei 2024, menimbulkan banyak korban jiwa dan pengungsi.
Bantuan yang dikirim melalui BNPB meliputi obat-obatan, makanan tambahan, dan perangkat kebersihan. Dia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban dan membantu mereka untuk segera bangkit kembali.
“Saya senang PM Marape dapat kembali berkunjung ke Indonesia dan kunjungan ini menunjukkan semakin eratnya persaudaraan antara Indonesia dan Papua Nugini. Sebelumnya Indonesia juga telah menyampaikan bantuan untuk saudara-saudara kita di Papua Nugini yang tertimpa musibah tanah longsor. Semoga dapat meringankan beban warga yang terdampak,” tuturnya.


















