Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Supermarket Menaruh Produk Promo di Bagian Depan?
ilustrasi belanja sesuai kebutuhan (pexels.com/Ninthgrid)
  • Supermarket menempatkan produk promo di bagian depan untuk menarik perhatian sejak konsumen masuk dan membangun kesan bahwa toko menawarkan harga menarik.
  • Label diskon di lokasi strategis dapat mendorong pembelian impulsif, sehingga barang seperti camilan atau minuman ikut masuk keranjang meski tidak ada dalam daftar.
  • Promo di area depan juga mengarahkan konsumen menjelajahi toko dan melihat produk tambahan; konsumen tetap perlu membandingkan harga serta memastikan barang memang dibutuhkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah masuk supermarket hanya untuk membeli beberapa kebutuhan, tetapi akhirnya membawa pulang barang yang sebelumnya tidak ada dalam daftar belanja? Salah satu penyebabnya bisa berasal dari cara supermarket menata produk. Barang promo sering ditempatkan di area depan agar langsung terlihat ketika konsumen baru memasuki toko.

Penempatan tersebut bukan sekadar membuat toko terlihat ramai. Lokasi produk dapat memengaruhi perhatian, persepsi harga, dan keputusan belanja konsumen. Berikut beberapa alasan supermarket menaruh produk promo di bagian depan.

1. Menarik perhatian sejak awal

ilustrasi belanja (pexels.com/Jack Sparrow)

Area depan merupakan salah satu bagian pertama yang dilihat konsumen ketika memasuki supermarket. Menempatkan produk dengan label promo di lokasi tersebut membuat informasi mengenai diskon lebih cepat tertangkap oleh mata.

Konsumen yang awalnya hanya ingin berbelanja kebutuhan tertentu juga bisa terdorong untuk melihat produk yang ditawarkan. Semakin cepat sebuah promo diketahui, semakin besar peluang konsumen mempertimbangkan produk tersebut selama berbelanja.

2. Membangun kesan harga lebih murah

ilustrasi keluarga belanja (pexels.com/Gustavo Fring)

Produk promo yang terlihat sejak awal dapat membentuk persepsi bahwa supermarket tersebut menawarkan harga yang menarik. Kesan ini dapat membuat konsumen merasa lebih nyaman untuk melanjutkan aktivitas belanja di dalam toko.

Namun, harga promo tetap perlu dibandingkan dengan harga normal maupun produk sejenis. Label diskon dapat menarik perhatian, tetapi konsumen tetap perlu melihat harga sebenarnya dan manfaat produk sebelum membeli.

3. Mendorong pembelian impulsif

ilustrasi belanja banyak (pexels.com/Max Fischer)

Tidak semua barang yang dibeli konsumen sudah direncanakan sebelum masuk toko. Produk yang ditempatkan di area strategis dapat memunculkan keputusan pembelian spontan, terutama jika promonya terlihat menarik.

Misalnya, konsumen awalnya hanya ingin membeli kebutuhan rumah tangga. Ketika melihat camilan, minuman, atau produk tertentu sedang diskon di bagian depan, barang tersebut bisa ikut masuk ke keranjang meskipun sebelumnya tidak ada dalam daftar belanja.

4. Memberi kesan toko sedang punya banyak penawaran

ilustrasi pria belanja (pexels.com/Drazen Zigic)

Area depan juga dapat digunakan untuk menunjukkan bahwa supermarket sedang menjalankan berbagai program promosi. Rak atau meja yang dipenuhi produk diskon membuat informasi promo lebih mudah terlihat dibandingkan jika hanya ditempatkan di bagian dalam toko.

Strategi ini juga membantu menciptakan suasana belanja yang lebih dinamis. Konsumen dapat merasa ada penawaran yang sedang berlangsung sehingga mereka terdorong untuk mengecek produk lain selama berada di dalam toko.

5. Mengarahkan konsumen masuk lebih jauh

ilustrasi belanja (pexels.com/Gustavo Fring)

Produk promo di bagian depan bukan berarti konsumen hanya ditargetkan membeli barang tersebut. Penempatannya juga dapat menjadi pemicu agar konsumen mulai memperhatikan area lain di dalam supermarket.

Setelah melihat promo, konsumen biasanya tetap perlu berjalan melewati berbagai kategori produk untuk mencari kebutuhan lainnya. Dalam perjalanan tersebut, ada kemungkinan mereka melihat produk tambahan dan memasukkannya ke keranjang.

Penempatan produk promo di bagian depan supermarket merupakan bagian dari strategi penataan toko. Tujuannya bisa mulai dari menarik perhatian, membangun persepsi harga, mendorong pembelian spontan, hingga membuat konsumen lebih tertarik menjelajahi toko.

Namun, strategi tersebut tidak selalu berarti semua produk promo pasti lebih murah. Konsumen tetap perlu membandingkan harga dan memastikan barang yang dibeli memang dibutuhkan. Dengan begitu, promo dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan nilai yang lebih baik tanpa membuat belanja menjadi berlebihan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article