Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat mengatakan, angka tersebut menunjukkan pertumbuhan 49 persen, dari posisi 20,34 juta SID investor pasar modal per akhir 2025. Meski begitu, dari sebaran, jumlah investor pasar modal masih didominasi warga Pulau Jawa, dengan persentase 64,44 persen. Nilai asetnya mencapa Rp5.586 triliun.
Sumatra ada di posisi kedua, dengan pangsa pasar 19,34 persen dan nilai aset Rp151 triliun. Kemudian, Kalimantan 5,75 persen dengan nilai aset Rp133 triliun, dan Sulawesi (5,66 persen) dengan nilai aset Rp26 triliun.
Lalu, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) 3,61 persen dengan nilai aset Rp30 triliun. Terakhir, Maluku dan Papua, dengan pangsa pasar 1,2 persen, dan nilai aset Rp9 triliun.
"Tentunya ini menggambarkan bahwa masih besar sekali potensi bagi kita untuk meningkatkan partisipasi daripada investor di Indonesia, dan harapannya dengan peningkatan partisipasi ini akan terjadi peningkatan pendalaman market,” ucap Samsul.