Jakarta, IDN Times - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) membukukan laba bersih sebesar Rp16,1 triliun hingga kuartal III-2026, tumbuh 6,6 persen secara tahunan atau year on year (YoY).
Sementara itu, laba operasional sebelum pencadangan atau pre-provision operating profit (PPOP) BNI mencapai Rp27,5 triliun, meningkat 11,6 persen YoY.
"Capaian PPOP tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah BNI untuk periode kuartal III," ujar Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).
Adapun, laba bersih kinerja ini ditopang pertumbuhan pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) sebesar 13,6 persen YoY menjadi Rp33,2 triliun serta pendapatan berbasis komisi atau fee-based income yang naik 8,3 persen YoY menjadi Rp13,9 triliun.
