Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Portugal Patok Target Pendapatan Wisata Rp1.071 Triliun pada 2035

3 min read
Portugal Patok Target Pendapatan Wisata Rp1.071 Triliun pada 2035
ilustrasi bendera Portugal (unsplash.com/Arnaud Padallé)
  • Portugal menyetujui Estrategia Turismo 2035, menargetkan 50 juta turis nonresiden dan pendapatan melampaui 53 miliar euro atau Rp1.071,92 triliun pada 2035.
  • Strategi pengganti rencana 2027 ini berfokus mempertahankan pertumbuhan nilai tambah bruto, sekaligus mendorong pembangunan, pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan kekayaan antarwilayah.
  • Portugal memperkirakan lebih dari 30 juta turis internasional serta pendapatan di atas 30 miliar euro pada 2026, sambil memperkuat promosi di Asia, AS, Meksiko, dan Australia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Portugal menyetujui strategi pariwisata sepuluh tahun baru bernama Estrategia Turismo 2035 yang menargetkan kunjungan 50 juta turis nonresiden dan pendapatan lebih dari 53 miliar euro atau setara Rp1.071,92 triliun (kurs Rp20.225) pada 2035. Rencana tersebut diumumkan oleh Sekretaris Negara Urusan Pariwisata Pedro Machado saat berpidato di Lagoa, Distrik Faro, Portugal, Kamis (22/10/2026).

Kebijakan yang menggantikan Strategi Pariwisata 2027 ini disusun berdasarkan data proyeksi Organisasi Pariwisata Dunia guna meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian. Selain mengincar pertumbuhan ekonomi, strategi tersebut ditujukan untuk menghasilkan pembangunan, pertumbuhan, serta distribusi kekayaan di seluruh wilayah Portugal.

  1. 1. Rencana pariwisata baru dan pemerataan wilayah

    Sintra, Portugal
    Sintra, Portugal (Diego Delso, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

    Pedro Machado menyampaikan kebijakan tersebut saat menghadiri kongres Asosiasi Hotel, Restoran, dan Usaha Sejenis Portugal (AHRESP). Dia menyatakan bahwa strategi pariwisata baru ini telah disetujui dan kini tinggal menunggu jadwal presentasi resmi kepada publik. Fokus utama dari rencana sepuluh tahun ini adalah mempertahankan pertumbuhan nilai tambah bruto pada sektor terkait.

    "Ambisi besar kita, pada dasarnya, adalah untuk terus tumbuh dalam nilai tambah bruto," kata Machado seperti dikutip Xinhua. Dia menambahkan bahwa strategi ini juga berupaya mengoreksi kesenjangan antarwilayah. Melalui rencana ini, pemerintah menargetkan terciptanya pembangunan yang lebih besar, pertumbuhan ekonomi, serta pemerataan kekayaan di seluruh wilayah Portugal.

  2. 2. Estimasi penutupan tahun 2026 dan data historis

    Praça do Comércio, Lisbon, Portugal
    Praça do Comércio, Lisbon, Portugal (unsplash.com/Claudio Schwarz)

    Untuk tahun berjalan, Machado mengungkapkan bahwa Portugal diperkirakan menutup 2026 dengan kemungkinan di atas 30 juta turis internasional nonresiden. Pendapatan sektor pariwisata pada tahun ini juga diproyeksikan berada di atas 30 miliar euro atau setara Rp606,75 triliun. Merujuk data Organisasi Pariwisata Dunia, Machado menyebut angka proyeksi jangka panjang mengarah pada hampir 50 juta turis internasional dan pendapatan melampaui 53 miliar euro pada 2035.

    Dilansir Xinhua, Portugal menerima kedatangan 29,9 juta turis pada 2025 yang mencatatkan pertumbuhan 3,3 persen dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, perolehan pendapatan pariwisata Portugal pada kuartal pertama 2026 tercatat melampaui 5,1 miliar euro atau setara Rp103,14 triliun.

  3. 3. Penyesuaian anggaran dan penguatan pasar luar negeri

    potret wisatawan berjalan di jalan dekat gedung, Lisbon, Portugal
    potret wisatawan berjalan di jalan dekat gedung, Lisbon, Portugal (unsplash.com/Louis Droege)

    Menanggapi pertanyaan terkait isu penurunan investasi pariwisata dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2027 (OE2027), Machado menerangkan bahwa yang terjadi adalah sebuah penyesuaian. Penyesuaian tersebut terjadi akibat berakhirnya Rencana Pemulihan dan Ketahanan (PRR) serta sejumlah program yang tidak lagi dijalankan oleh Badan Pariwisata Portugal (Turismo de Portuga)l tahun depan. Di sisi lain, entitas pariwisata kawasan menerima alokasi stabil sekitar 16,4 juta euro atau setara Rp331,69 miliar dari kas negara selama beberapa tahun.

    Machado menegaskan bahwa opsi politik yang diambil pemerintah adalah memperkuat dukungan melalui Turismo de Portugal. Dukungan ini membuat total alokasi dana pada 2027 mencapai kisaran 30 juta euro atau sekitar Rp606,75 miliar untuk kawasan pariwisata serta lembaga promosi eksternal. Dia juga menilai pentingnya memperkuat kehadiran Turismo de Portugal di pasar-pasar berkembang seperti Asia, Amerika Serikat, Meksiko, dan Australia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More