- Jakarta-Solo (Terminal Tirtonadi)
- Jakarta-Wonosobo (Terminal Mendolo)
- Jakarta-Semarang (Terminal Mangkang)
- Jakarta-Wonogiri (Terminal Giri Adipura)
- Jakarta-Cilacap (Terminal Bangga Mbangun Desa)
- Jakarta-Purwokerto (Terminal Bulupitu)
- Jakarta-Yogyakarta (Terminal Giwangan)
- Jakarta-Surabaya (Terminal Purabaya)
- Jakarta-Malang (Terminal Arjosari)
- Jakarta-Madiun (Terminal Purbaya).
Pemerintah Bakal Terapkan WFA di Libur Nataru-Buka Mudik Gratis

Pemerintah mengusulkan WFA pada 21-22 Desember 2026 dan 4 Januari 2027 untuk memecah arus lalu lintas Nataru, yang akan dibahas dalam rapat koordinasi Kemenko PMK.
Kemenhub membuka mudik gratis Nataru dari Jakarta ke 10 kota di Pulau Jawa, berkuota 2.882 penumpang; pendaftaran dimulai 2 Desember 2026 untuk perjalanan 22-23 Desember.
Kemenhub, Polri, dan Jasa Raharja menyiapkan posko Nataru serta intervensi 500-600 titik rawan kecelakaan melalui rambu, ramp check, respons korban, dan kampanye keselamatan.
Jakarta, IDN Times - Pemerintah akan menerapkan sistem bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) saat periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026-2027. Usulan penerapan WFA itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 serta Persiapan Penyelenggaraan Masa Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 yang digelar Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Selasa (27/10/2026).
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan mengatakan, WFA itu dilakukan kembali untuk memecah arus lalu lintas saat periode angkutan Nataru.
“Kemudian ada usulan juga dari forum tadi untuk ada pelaksanaan WFA itu di tanggal-tanggal tertentu yang sudah kita dapat. Dan nanti pada saat kita rapat koordinasi di Kemenko PMK, ini akan kita usulkan untuk dijadikan WFA,” ucap Aan di Jakarta.
1. Diterapkan selama dua periode

Selama pelaksanaan Posko Angkutan Nataru, 18 Desember 2024-8 Januari 2025 kemarin, KSOP Kelas I Balikpapan mencatat ada 57.088 penumpang yang melalui Pelabuhan Semayang. (IDN Times/Erik Alfian) Aan mengatakan, WFA diusulkan untuk periode arus mudik, yakni pada 21-22 Desember 2026, dan arus balik pada 4 Januari 2027.
“Tadi usulannya tanggal 21-22 di awal, kemudian tanggal 4 di akhir,” ujar Aan.
2. Bakal ada mudik gratis Kemenhub di libur Nataru

Bus mudik gratis. (IDN Times/Muhammad Nasir) Dalam kesempatan itu, Kemenhub juga mengumumkan akan ada program mudik gratis di libur Nataru.
Aan mengatakan, mudik gratis kali ini dibuka untuk rute ke 10 kota tujuan di Pulau Jawa. Berikut rinciannya:
Pendaftaran akan dibuka pada 2 Desember 2026 mendatang, dengan kuota peserta sebanyak 2.882 penumpamg.
“Untuk perjalanan tanggal 22-23 Desember,” tutur Aan.
3. Jasa Raharja intervensi titik rawan laka

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin. (IDN Times/Vadhia Lidyana) Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kemenhub dan Kakorlantas Polri akan membuka posko untuk Angkutan Nataru. Dalam pelaksanaannya, Jasa Raharja turut dilibatkan.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin mengatakan, pihaknya mendorong upaya peningkatan keselamatan masyarakat selama Angkutan Nataru. Salah satunya fokus melakukan intervensi 500-600 titik rawan kecelakaan.
“Caranya bagaimana? Satu, memasang rambu. Kedua, kita juga memastikan setiap kendaraan transportasi darat untuk melakukan ramp check, dan lain sebagainya. Dan itu Jasa Raharja terlibat di dalam forum keselamatan lalu lintas angkutan jalan,” kata Awaluddin.
Dia juga mengatakan, pihaknya berupaya meningkatkan kecepatan penanganan korban kecelakaan, terutama di waktu-waktu krisis, yakni 30-60 menit sejak kecelakaan, untuk mengurangi tingkat fatalitas.
“Bagaimana kemudian respons time itu cepat. Salah satunya kami juga sedang diskusikan dengan PMI, karena PMI itu juga punya banyak armada ambulans,” ucap Awaluddin.
Jasa Raharja juga mengganden komunitas masyarakat untuk melakukan kampanye keselamatan, demi mengurangi tingkat kecelakaan saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
“Nah itu yang kemudian yang sudah kami lakukan dan selanjutnya untuk periode ke depannya ini kami akan lebih perbaiki lagi termasuk penyiapan-penyiapan nanti pos-pos monitoring keselamatan terpadu,” tutur Awaluddin.






















