Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Lahan BUMN di 5 Kota Bakal Dipakai buat Program 3 Juta Rumah
Kepala BP BUMN, Dony Oskaria mengunjungi Rusunawa Cinta Kasih Tzu Chi di Jakarta Barat, Minggu (5/3/2026), bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait; Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Sugianto Kusuma alias Aguan; Plt Direktur Utama Perumnas, Imelda Alini Pohan; dan Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
  • BP BUMN akan menyerahkan lahan milik perusahaan pelat merah di lima kota besar untuk mendukung program pembangunan 3 juta rumah yang digagas pemerintah.
  • Lima kota utama yang dipetakan meliputi Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar, dengan tambahan rencana pengembangan di Semarang serta kawasan sekitar Jakarta seperti Bogor dan Tangerang.
  • Pembangunan hunian akan meniru konsep Rusunawa Cinta Kasih Tzu Chi yang dilengkapi fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, taman bermain, area UMKM, dan balai warga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) bakal memberikan lahan milik perusahaan pelat merah di 5 kota untuk pembangunan hunian program 3 juta rumah.

Kepala BP BUMN, Dony Oskaria mengatakan saat ini pihaknya sedang memetakan rincian lahan yang akan digunakan.

“Kita sedang mapping jumlahnya sesuai dengan permintaan dari Pak Menteri PKP (Marurar Sirait). Itu di lima kota utama juga sedang kita lakukan. Insyaallah mudah-mudahan minggu depan itu sudah kita selahkan kepada Pak Menteri,” kata Dony.

Dia mengatakan hal tersebut usai melakukan kunjungan ke Rusunawa Cinta Kasih Tzu Chi di Jakarta Barat, Minggu (5/3/2026), bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait; Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Sugianto Kusuma alias Aguan; Plt Direktur Utama Perumnas, Imelda Alini Pohan; dan Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin.

1. Ada di Jakarta hingga Makassar

Lahan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI di dekat Stasiun Jakarta Kota yang akan menjadi lokasi pembangunan rumah susun MBR-MBT. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Dony mengatakan, lima kota yang dimaksud ialah DKI Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, hingga Makassar. Namun, dia juga membeberkan lokasi lainnya yang akan dipetakan.

“Ini yang lima dulu, kemudian nanti ada Semarang yang akan kita aturkan juga,” ucap Dony.

Adapun di Jakarta, salah satu lokasinya ialah di Manggarai, Jakarta Selatan; Jakarta Kota; Senen, Jakarta Pusat; hingga Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Sebagian besar lahan di atas milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, kecuali lahan di Senen milik PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports).

2. Bakal bangun hunian baru di kawasan sekitar Jakarta

Lahan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI di dekat Stasiun Jakarta Kota yang akan menjadi lokasi pembangunan rumah susun MBR-MBT. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Pemerintah juga memprioritaskan pembangunan hunian baru di kawasan sekitar Jakarta, yakni Bogor, Tangerang, Banten.

“Kita melakukan benchmark tentunya beberapa model yang kita harapkan nanti kita bisa sediakan untuk masyarakat sesuai dengan program dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta program dari Pak Presiden Prabowo,” ujar Dony.

3. Mau bikin hunian yang dilengkapi fasilitas umum

Kunjungan Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Dony Oskaria dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait ke lahan milik KAI di dekat Stasiun Jakarta Kota yang akan menjadi lokasi pembangunan rumah susun MBR-MBT. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Dony mengatakan, pihaknya ingin membangun hunian, salah satunya rumah susun (rusun) dengan fasilitas seperti yang dibangun di Rusunawa Cinta Kasih Tzu Chi. Rusunawa itu dibangun atas kerja sama antara Perum Perumnas dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Untuk membangun seperti Rusunawa yang telah berusia 25 itu, diperkirakan membutuhkan lahan sekitar 5 hektare (ha). Rusunawa itu dilengkapi hunian layak, sekolah, rumah sakit (RS), taman bermain, rumah ibadah, area komersial untuk pelaku UMKM, balai warga, dan lain lain.

“Inilah contoh model yang akan kita aplikasikan nantinya ke depan untuk pengembangan dan pembangunan hunian-hunian dalam rangka memenuhi program pemerintah untuk 3 juta rumah bagi masyarakat Indonesia,” tutur Dony.

Editorial Team