Maskapai Berusia Seabad Berhenti Mengudara Akhir Oktober

Jakarta, IDN Times - Salah satu maskapai penerbangan tertua bersiap gulung tikar setelah 100 tahun mengudara. Czech Airlines, maskapai nasional Republik Ceko bakal menghentikan semua penerbangannya mulai bulan ini.
Maskapai tersebut pernah menyandang sebagai salah satu perusahaan penerbangan terbesar di Eropa Timur, dan telah memiliki sejarah selama hampir seabad lamanya.
Meski begitu, manajemen Czech Airlines mengonfirmasi, semua pesawat milik mereka akan berhenti mengudara pada 28 Oktober 2024 dan operasi, serta bisnisnya bakal diambil maskapai Republik Ceko lainnya, Smartwings.
1. Bertahan setelah banyak diterpa cobaan

Czech Airlines dalam beberapa tahun terakhir terus berjuang untuk tetap bisa menjalankan bisnisnya.
Selama ini, Czech Airlines mengalami banyak cobaan, mulai dari dampak serangan 11 September, kemunculan maskapai penerbangan murah, dan juga pandemik COVID-19.
Mengutip news.com.au, Czech Airlines juga disebut mengalami konflik internal akibat pembelian mahal pada sejumlah aspek dan pengeluaran berlebihan. Hal itu membuat maskapai tersebut mengalami kemerosotan dalam jangka waktu lama.
2. Pesawat terakhir Czech Airlines terbang dari Paris

Saat ini, Czech Airlines hanya mengoperasikan dua rute penerbangan, yakni ke Paris, Prancis dan Madrid, Spanyol dari Bandara Prague Vaclav Havel.
Czech Airlines memiliki dua unit pesawat Airbus A320-200 yang nantinya akan terintegrasi secara penuh ke Smartwings.
Adapun pesawat terakhir Czech Airlines akan terbang dari Paris pada 28 Oktober 2024. Hal itu sekaligus mengakhiri masa operasi maskapai tua tersebut.
Sejalan dengan itu, program penerbangan rutinnya yakni OK Plus dan OK Plus Corporate juga akan dihentikan.
3. Maskapai tertua nomor lima di dunia

Czech Airlines adalah maskapai penerbangan tertua kelima di dunia, setelah KLM Belanda (1919), Avianca Kolombia (1919), Qantas Australia (1920), dan Aeroflot Soviet/Rusia (1923).
Penerbangan reguler pertamanya terjadi pada 29 Oktober 1923, saat Czechoslovak State Airlines menjadi nama resminya.
Pada tahun-tahun awal, maskapai ini memainkan peran penting dalam menghubungkan Praha ke Bratislava dengan rute internasional lainnya ke Paris, Berlin, dan Moskow menyusul tak lama setelahnya.
Selama Perang Dunia II, maskapai ini menghentikan operasinya, tetapi melanjutkan layanannya setelah perang berakhir. Pasca perang, maskapai ini terus memperluas jaringan rutenya dengan melebarkan sayap ke Eropa, Timur Tengah, dan Asia.
Pada medio 1980-an, maskapai ini telah menjadi salah satu maskapai penerbangan terbesar di Eropa Timur dan melayani lebih dari 50 tujuan.
Saat ini, Smartwings adalah maskapai penerbangan terbesar di Republik Ceko yang menawarkan penerbangan reguler ke lebih dari 80 tujuan. Meski kantor pusatnya berada di Praha, perusahaan ini juga beroperasi di Slovakia, Polandia, dan Hungaria.


















