Rapat Koordinasi Evaluasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 serta Persiapan Penyelenggaraan Masa Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 yang digelar Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Selasa (27/10/2026). (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Adapun dalam rapat koordinasi itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tidak duduk pada jajaran barisan tengah, yang diisi pimpinan rapat.
Barisan tengah diisi oleh Sekretaris Jenderal Kemenhub, Arif Toha Tjahjagama; Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan; dan Kakorlantas Polri, Brigjen Pol. Aries Syahbudin. Lollan tampak duduk di barisan sisi kiri.
Doorstep juga dimulai dengan menghadirkan Arif Toha; Aan; Aries; serta Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin. Lollan dilibatkan saat ada pembahasan mengenai evaluasi angkutan laut menghadapi nataru.
Muhammad Awaluddin mengatakan, Jasa Raharja turut berupaya dalam meningkatkan keselamatan dan keamanan transportasi laut. Pihaknya telah berkoordinasi dengan PT PELNI (Persero) dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).
“Ada satu pesan yang sebenarnya cukup kuat bagaimana menjaga keselamatan bersama. Di satu sisi memang beban, muatan dari pemilik kendaraan, khususnya kendaraan-kendaraan yang melaksanakan tugas untuk melakukan akutan penyeberangan dan bahan muatan. Kami mengimbau di sini fokus pada aturan,” tutur Awaluddin.
Dia juga mengajak masyarakat untuk mengutamakan pembelian tiket transportasi laut di saluran resmi, karena tiket yang dibeli secara resmi memiliki komponen asuransi di dalamnya.
“Kami mengimbau masyarakat pengguna jasa transportasi laut gunakan jalur pembelian tiket yang resmi. Karena di dalam tiket yang resmi itu juga ada iuran wajib yang juga meng-cover keselamatan, dan juga meng-cover pada saat ada peristiwa-peristiwa yang tidak kita harapkan,” tutur Awaluddin.