Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Nilai Investasi IWIP Tembus Rp500 T, Silmy Karim Ungkap Peran Imigrasi

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakat, Silmy Karim saat mengunjungi Indonesa Weda Bay Industrial Park
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakat, Silmy Karim saat mengunjungi Indonesa Weda Bay Industrial Park (dok. Humas IWIP)
Intinya sih...
  • IWIP menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru dengan nilai investasi Rp500 triliun
  • Dukungan dari berbagai kementerian dan lembaga membantu IWIP mencapai kesuksesan
  • Kunjungan Silmy memperkuat koordinasi antara pemerintah dan pengelola kawasan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Silmy Karim mengunjungi Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Hal itu dilakukan sebagai bagian penguatan peran layanan dan pengawasan keimigrasian dalam mendukung kawasan industri strategis.

Dalam kunjungan tersebut, Silmy meninjau fasilitas keimigrasian yang beroperasi di bandara khusus domestik di IWIP, serta mengunjungi sejumlah fasilitas utama kawasan industri, termasuk pelabuhan, pembangkit listrik, fasilitas pengolahan nikel, dan industri baterai.

Silmy menegaskan, kehadiran imigrasi di kawasan industri memiliki fungsi strategis dalam memastikan bahwa aktivitas investasi dan mobilitas tenaga kerja berjalan tertib dan mendukung perekonomian nasional.

“Potensi ekonomi di kawasan ini menuntut pelayanan keimigrasian yang kuat dan responsif agar aktivitas industri dan investasi dapat berjalan optimal,” ujar Silmy, dikutip Kamis (15/1/2025).

1. IWIP berkembang jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru

ilustrasi nikel (Unsplash/Paul-Alain Hunt)
ilustrasi nikel (Unsplash/Paul-Alain Hunt)

Lebih lanjut Silmy mengatakan, IWIP kini berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis hilirisasi nikel.

“Nilai investasi di IWIP telah mencapai sekitar Rp500 triliun dengan tingkat pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar 20 persen per tahun, jauh di atas rata-rata nasional,” ujar dia.

2. Hasil dukungan berbagai pihak

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakat, Silmy Karim saat mengunjungi Indonesa Weda Bay Industrial Park
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakat, Silmy Karim saat mengunjungi Indonesa Weda Bay Industrial Park (dok. Humas IWIP)

Adapun capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan terhadap kawasan industri yang merupakan hasil kerja bersama berbagai kementerian dan lembaga.

“Kami melihat kehadiran sinergi yang kuat di Kawasan Industri Weda Bay antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Badan Karantina, serta unsur TNI dan Polri dalam menjaga agar IWIP berjalan sesuai aturan dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Silmy.

3. Memperkuat koordinasi pemerintah dan pengelola kawasan

warga China, Weda Bay, nikel, IWIP
Satuan tugas terpadu yang bertugas di Bandara PT IWIP, Weda Bay gagalkan upaya penyelundupan bahan mineral yang dilakukan warga China. (Dokumentasi Puspen TNI)

Sementara itu, Direktur PT IWIP, Scott Ye menyampaikan, kunjungan Silmy memperkuat koordinasi antara pemerintah dan pengelola kawasan.

“Kami menyambut baik kunjungan Wakil Menteri dan jajaran kementerian terkait. Kehadiran pemerintah di lapangan sangat penting untuk memastikan bahwa operasional kawasan industri, termasuk pengelolaan tenaga kerja dan mitra internasional, berjalan sesuai dengan ketentuan dan sejalan dengan arah kebijakan nasional. Dukungan pemerintah ini membuat penerapan aturan menjadi lebih konsisten dan efektif,” ujar Scott.

Scott menambahkan, kunjungan ini menegaskan peran Imigrasi sebagai bagian dari kehadiran negara di kawasan industri strategis. Melalui pelayanan yang profesional, adaptif, dan terintegrasi dengan instansi lain, Imigrasi menjadi salah satu pilar yang memastikan bahwa investasi, mobilitas tenaga kerja, dan aktivitas industri dapat berjalan tertib, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional.

“Sebagai pengelola kawasan, IWIP terus memperkuat standar operasional dan sistem kepatuhan, termasuk peningkatan layanan pendukung kawasan, agar aktivitas industri berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan,” kata Scott.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

Makin Mudah, Semua Layanan Pegadaian Kini Ada di Aplikasi Tring!

15 Jan 2026, 17:47 WIBBusiness