Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pelni Catat Realisasi Angkutan Barang 2025 Tembus 106 Persen

PHOTO-2026-01-11-20-01-29.jpeg
Ilustrsi angkutan barang PELNI. (dok. PELNI)
Intinya sih...
  • Rincian produksi angkutan barang PELNI tahun 2025, terdiri atas 9.103 TEUs untuk muatan berangkat dan 4.039 TEUs untuk muatan balik.
  • Program Tol Laut berhasil menurunkan disparitas harga sebesar 20 hingga 40 persen secara nasional, dengan muatan berangkat didominasi oleh barang kebutuhan pokok.
  • Jenis muatan terbanyak yang diangkut PELNI antara lain beras, gula, air mineral, minyak goreng, daging ayam untuk muatan berangkat, serta arang, kopra, rumput laut, kopi, dan ikan beku untuk muatan balik.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) mencatatkan realisasi kinerja angkutan barang sepanjang 2025 mencapai 106 persen.

Direktur Utama PELNI Tri Andayani atau akrab disapa Anda menyampaikan, total angkutan peti kemas mencapai 13.142 TEUs, naik 713 TEUs dibandingkan 2024 yaitu di angka 12.429 TEUs.

“Keberhasilan kinerja penugasan angkutan barang hingga 106 persen menunjukkan bahwa program ini dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maupun pemerintah daerah. Tentunya karena berdampak positif dalam menjaga ketersediaan barang kebutuhan pokok di wilayah 3TP (tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan)," ujar Anda dikutip Senin, (12/1/2026).

1. Terbanyak dari muatan berangkat

WhatsApp Image 2025-07-24 at 13.29.03.jpeg
KM Logistik Nusantara 4 milik Pelni (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Rincian produksi penugasan angkutan barang di 2025 terdiri atas 9.103 TEUs untuk muatan berangkat. Jumlah tersebut mencapai 69 persen dari total produksi, disusul 4.039 TEUs untuk muatan balik atau 31 persen.

Di tahun lalu, pemerintah memberikan penugasan sebanyak delapan trayek dengan total 32 pelabuhan singgah. Pelni berhasil merealisasikan 110 voyage hingga akhir tahun. Capaian tersebut didukung oleh pengoperasian lima kapal angkutan barang milik Pelni dan tiga kapal Kendhaga Nusantara.

2. Tol laut turunkan disparitas harga

PHOTO-2026-01-11-20-01-28.jpeg
Potret kapal Tol Laut. (dok. PELNI)

Anda juga menyampaikan, secara nasional, program Tol Laut telah terbukti menurunkan disparitas harga sebesar 20 hingga 40 persen. Muatan berangkat sendiri didominasi barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting), sementara muatan balik diisi komoditas daerah.

“Penugasan ini bukan hanya sekedar angkutan barang, tetapi juga instrumen pemerataan ekonomi yang mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kami berterima kasih atas dukungan Pemerintah dan kepercayaan masyarakat kepada kami,” tutur Anda.

3. Daftar komoditas dengan muatan terbanyak

WhatsApp Image 2025-07-24 at 13.29.03 (1).jpeg
KM Logistik Nusantara 4 milik Pelni (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Pelni melaporkan, ada sejumlah komoditas yang mendominasi angkutan barang Pelni. Berikut rinciannya.

Jenis muatan berangkat terbanyak:

  • Beras
  • Gula dan tepung
  • Air mineral
  • Minyak goreng
  • Daging ayam.

Jenis muatan balik terbanyak:

  • Arang
  • Kopra
  • Rumput laut
  • Kopi
  • Ikan beku.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in Business

See More

Rupiah Ditutup Lesu ke Rp16.855 per Dolar AS Dipicu Data AS

12 Jan 2026, 16:04 WIBBusiness