Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pengelola Mal Siapkan Antisipasi Dampak Demo 27 Agustus
Massa tandingan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar demo di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • APPBI menyatakan pengelola mal telah memiliki SOP untuk mengantisipasi dampak demonstrasi di Jakarta.
  • Penutupan akses jalan di sekitar lokasi aksi dapat memengaruhi kunjungan ke mal yang berdekatan.
  • Polisi menutup Jalan Gatot Subroto menuju Gerbang Pemuda jelang aksi di depan Gedung DPR RI.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sejak 21 Agustus

AMPB membuka posko di lokasi depan Gedung DPR.

sejak beberapa hari lalu

Massa AMPB telah berada di Jakarta.

Kamis (27/8/2026)

APPBI memastikan pengelola mal memiliki SOP antisipasi dampak unjuk rasa di Jakarta. AMPB dan GERAM menggelar atau dijadwalkan menggelar aksi di depan Gedung DPR RI.

sejak pukul 07.30 WIB

Polisi menutup Jalan Gatot Subroto jelang demonstrasi di depan Gedung DPR RI.

pukul 08.15 WIB

Penutupan Jalan Gatot Subroto dipantau dilakukan dari pertigaan menuju Gerbang Pemuda.

sejak pagi

Sejumlah peserta aksi duduk di depan Gerbang DPR.

Pada hari ini

AMPB menggelar aksi di depan Gedung DPR.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pengelola mal menyiapkan SOP antisipasi dampak demonstrasi, sementara polisi menutup Jalan Gatot Subroto jelang aksi di depan Gedung DPR RI.
  • Who?
    APPBI, Alphonzus Wijaja, polisi, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), dan Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM).
  • Where?
    Jakarta, terutama sekitar Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, dan mal yang berdekatan dengan lokasi demonstrasi.
  • When?
    Kamis (27/8/2026). Penutupan Jalan Gatot Subroto dilakukan sejak pukul 07.30 WIB dan dipantau pada pukul 08.15 WIB.
  • Why?
    GERAM menyebut aksinya sebagai bentuk pengawasan publik terhadap pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran DPR RI.
  • How?
    Pengelola mal menerapkan SOP dan langkah mitigasi berjenjang. Polisi menutup Jalan Gatot Subroto dari pertigaan menuju Gerbang Pemuda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Hari ini ada demo di depan Gedung DPR RI. Polisi menutup Jalan Gatot Subroto. Banyak orang dari AMPB datang dan duduk di depan gerbang. APPBI bilang mal punya cara untuk menghadapi demo. Mal dekat jalan yang ditutup bisa lebih sedikit didatangi orang. AMPB dan GERAM juga akan melakukan aksi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

SOP yang telah dimiliki pengelola mal menunjukkan adanya kesiapan menghadapi situasi demonstrasi. Langkah mitigasi berjenjang difokuskan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung. APPBI juga menaruh kepercayaan pada pemerintah, aparat pengamanan, dan peserta aksi agar penyampaian aspirasi berlangsung kondusif tanpa mengganggu aktivitas ekonomi warga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memastikan seluruh pengelola mal sudah mengantongi standar operasional prosedur (SOP) antisipasi dampak unjuk rasa atau demonstrasi yang berlangsung di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Ketua Umum APPBI Alphonzus Wijaja mengatakan langkah mitigasi dirancang berjenjang untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung di tengah potensi gangguan operasional.

"Pusat perbelanjaan telah memiliki SOP dalam mengantisipasi berbagai situasi dan kondisi, termasuk tentunya yang terkait dengan demonstrasi," kata dia kepada IDN Times, Kamis (27/8/2026).

1. Kunjungan mal bisa terdampak jika ada penutupan akses

Ilustrasi mal. (IDN Times/Indah Permata Sari)

Alphonzus menjelaskan potensi penurunan jumlah pengunjung mal umumnya terpicu oleh penutupan akses jalan di sekitar lokasi aksi. Mal yang berdekatan dengan titik demonstrasi menjadi pihak yang paling terdampak hambatan lalu lintas tersebut.

"Pada umumnya kunjungan ke Pusat Perbelanjaan akan terpengaruh jika ada penutupan akses jalan terutama bagi Pusat Perbelanjaan yang berlokasi berdekatan dengan tempat demonstrasi," ujarnya.

Situasi itu bisa memicu pergeseran pusat aktivitas masyarakat. Kunjungan mal di wilayah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek) berpotensi naik karena warga memilih beraktivitas di area yang jauh dari pusat kerumunan massa.

2. APPBI percaya aparat dan peserta aksi jaga situasi kondusif

Massa demo yang diinisiasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) masih bertahan di depan Gerbang Utama Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026) malam (IDN Times/Yosafat)

APPBI meyakini pemerintah bersama aparat pengamanan dan peserta aksi mampu mengawal jalannya unjuk rasa dengan baik. Pihaknya berharap penyampaian aspirasi sebagai bagian dari hak demokrasi dapat berlangsung aman tanpa mengganggu aktivitas ekonomi warga.

"Pusat Perbelanjaan yakin dan percaya bahwa pemerintah dan semua pihak akan melakukan upaya terbaik dalam mengawal setiap pelaksanaan salah satu wujud hak demokrasi rakyat sehingga berlangsung kondusif," kata Alphonzus.

3. Jalan depan DPR ditutup jelang demo

Jalan Gatot Subroto depan Gedung DPR RI sudah ditutup jelang demo. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Jelang aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Kamis (27/8/2026), polisi menutup Jalan Gatot Subroto. Penutupan dilakukan sejak pukul 07.30 WIB. Pantauan IDN Times pada pukul 08.15 WIB, penutupan Jalan Gatot Subroto dilakukan mulai dari pertigaan menuju Gerbang Pemuda.

Massa aksi juga mulai memadati area sekitar Gedung DPR. Selain Jalan Gatot Subroto, massa terlihat memenuhi Jalan Gerbang Pemuda yang mengarah ke TVRI.

Sejumlah peserta aksi tampak duduk di depan Gerbang DPR sejak pagi. Mayoritas merupakan massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang telah berada di Jakarta sejak beberapa hari lalu.

Pada hari ini, AMPB menggelar aksi di depan Gedung DPR. Mereka telah membuka posko di lokasi tersebut sejak 21 Agustus.

Selain AMPB, Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) juga dijadwalkan menggelar aksi di depan Gedung DPR pada waktu yang sama. Aksi tersebut disebut sebagai bentuk pengawasan publik terhadap pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran DPR RI.

Curated For You

Editorial Team

Related Article