- Harga emas 0,5 gram: Rp1,411,5 juta
- Harga emas 1 gram: Rp2,723 juta
- Harga emas 2 gram: Rp5,36 juta
- Harga emas 3 gram: Rp8,054 juta
- Harga emas 5 gram: Rp13,39 juta
- Harga emas 10 gram: Rp26,725 juta
- Harga emas 25 gram: Rp66,68 juta
- Harga emas 50 gram: Rp133,29 juta
- Harga emas 100 gram: Rp266,51 juta
- Harga emas 250 gram: Rp666,015 juta
- Harga emas 500 gram: Rp1,33 miliar
- Harga emas 1.000 gram: Rp2,66 miliar
Harga Emas Antam Drop Rp27 Ribu, Segini Harganya per Gram

- Harga emas Antam turun Rp27 ribu menjadi Rp2,723 juta per gram pada Rabu, 26 Agustus 2026, sementara harga buyback ikut turun ke Rp2,583 juta per gram.
- Penjualan kembali emas batangan kepada Antam di atas Rp10 juta dikenai PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP.
- Emas disebut dapat mendiversifikasi portofolio dan diminati investor konservatif, tetapi kurang cocok untuk tujuan jangka pendek karena terdapat selisih antara harga beli dan jual.
Jakarta, IDN Times - Pergerakan harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam turun Rp27 ribu, Rabu (26/8/2026). Dengan demikian, harga emas Antam hari ini dibanderol Rp2,723 juta per gram.
Berdasarkan data situs logammulia.com, harga buyback juga turum dengan nominal yang sama, sehingga dibanderol Rp2,583 juta per gram. Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.
Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Adapun besarannya 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk ya3ng tidak memegang NPWP.
1. Rincian harga emas Antam hari ini
Berikut harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:
2. Emas bisa menjadi instrumen diversifikasi portofolio
Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.
Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik, sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.
Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.
3. Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif
Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.
Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!


















