Jakarta, IDN Times - Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh sekaligus Presiden KSPI, Said Iqbal, mengingatkan dampak perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel mulai dirasakan industri di Indonesia. Konflik yang berkepanjangan serta ketidakpastian harga minyak dunia dinilai mempengaruhi perusahaan, terutama yang berorientasi ekspor dan bergantung pada bahan baku impor.
Said Iqbal mengatakan, temuan tersebut diperoleh setelah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kawasan industri di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jakarta. Kunjungan dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat gejolak global yang terjadi.
Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto telah memintanya melakukan mitigasi sejak dini terhadap berbagai persoalan yang berpotensi memicu PHK. Dalam menjalankan tugas itu, ia berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan serta melibatkan serikat pekerja.
“Ada beberapa daerah yang saya kunjungi dan saya menemukan beberapa kasus yang harus segera diambil langkah-langkah mitigasi. Saya ulangi sekali lagi, harus segera diambil langkah-langkah mitigasi oleh pemerintah bersama serikat buruh,” kata Said Iqbal dalam konferensi pers virtual, Minggu (21/6/2026).
