35 Pertanyaan Interview User Paling Sering Ditanyakan

- Ada beberapa jenis pertanyaan interview user yang sering ditanyakan, mulai dari pertanyaan umum tentang diri sendiri, komunikasi tim, hingga kemampuan dan pengembangan diri.
- Kemampuan komunikasi dan kolaborasi dengan tim menjadi salah satu aspek yang sering ditanyakan saat interview user.
- Biasanya user juga banyak bertanya kepada kandidat tentang kemampuannya dalam mengambil keputusan, membuat inovasi, atau bekerja dalam keadaan mendesak atau sumber daya yang terbatas.
Melakukan interview atau wawancara dengan user adalah salah satu tahapan saat melamar pekerjaan di perusahaan. Biasanya interview user dilaksanakan setelah melakukan wawancara dengan tim Human Resources (HR) dari perusahaan tersebut.
Berbeda dengan wawancara HR yang biasanya masih bersifat umum, wawancara user umumnya lebih membahas secara mendalam tentang posisi yang kamu lamar, cara kerja, softskill, hingga kemampuan problem solving. Oleh sebab itu, banyak pelamar kerja yang gagal di tahap ini karena kurang persiapan atau kurang menguasai pekerjaan yang ia lamar.
Berikut daftar pertanyaan interview user yang biasanya ditanyakan saat wawancara. Simak selengkapnya di bawah ini, ya!
1. Pertanyaan interview user yang bersifat umum

Beberapa pertanyaan interview user mungkin masih bersifat umum. Misalnya, user ingin mengetahui pengetahuan dan pemahamanmu tentang posisi yang dilamar. Bisa juga sekadar ingin mengetahui bagaimana cara kamu bercerita atau menyusun kalimat dengan menanyakan hal-hal sederhana.
Berikut beberapa pertanyaannya:
1. Coba perkenalkan dan ceritakan tentang dirimu
Pertanyaan menceritakan diri sendiri menjadi salah satu pertanyaan yang paling umum diajukan untuk membuka interview. User memang bisa membaca sendiri di CV kamu, tapi biasanya mereka juga ingin mendengar secara jelas dan mengetahui cara kamu menyampaikan pendapat.
Cara menjawab pertanyaan ini bisa dengan menceritakan latar belakang atau awal mula ketertarikanmu dengan posisi yang dilamar. Lalu, kaitkan dengan pengalaman yang sudah kamu lakukan dan berkaitan dengan posisi tersebut.
2. Ceritakan keseharian Anda di lingkungan kerja
Jawab pertanyaan seperti ini dengan menceritakan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan pada pekerjaan sebelumnya. Bisa berupa kebiasaan kecil seperti rutin mengecek email, membuat daftar prioritas pekerjaan, atau rutin minum air putih.
3. Ceritakan pengalamanmu menggunakan [tools kerja]
Biasanya user ingin melihat keahlianmu dalam menggunakan tools atau teknologi yang berkaitan dengan posisi tersebut. Hal ini menunjukkan kesiapanmu untuk langsung bekerja untuk perusahaan.
Kamu bisa menceritakan pengalaman menggunakan tools, proyek yang dikerjakan, dan hasilnya. Makin spesifik jawabannya bisa jadi makin meyakinkan user.
4. Ceritakan contoh proyek yang pernah kamu kerjakan
Jika ditanya tentang pengalaman menangani sebuah proyek, kamu bisa menceritakan prosesnya dari awal sampai akhir. Biasanya user ingin menilai pengalamanmu dalam merencanakan, mengeksekusi, dan mengevaluasi proyek.
5. Bagaimana cara kamu memastikan kualitas pekerjaan tetap konsisten?
Pertanyaan ini biasanya ditanyakan oleh user yang ingin melihat profesionalisme dan komitmenmu terhadap kualitas. Untuk menjawabnya, kamu bisa menceritakan metode atau langkah-langkah yang dilakukan untuk tetap menjaga kualitas. Usahakan jawaban yang spesifik dan jelas.
6. Bagaimana Anda menggambarkan pengalaman masa lalu dan masa kini?
Jelaskan tentang pengalaman kerjamu sebelumnya dan ceritakan apa saja yang dipelajari dari pengalaman tersebut. Lalu, kaitkan dengan pengalaman masa kini bahwa kamu ingin lebih berkembang. Misalnya, ingin memahami lebih dalam tentang hal-hal tertentu.
7. Apa tugas terpenting yang pernah Anda lakukan dalam pekerjaan?
Sebutkan saja pekerjaan terpenting apa yang pernah kamu lakukan di pekerjaan sebelumnya. Supaya memudahkan saat menjawab, kamu bisa menggunakan metode STAR, yaitu Situation (Situasi), Task (Tugas), Action (Tindakan), dan Result (Hasil). Metode ini juga berlaku untuk berbagai pertanyaan lainnya.
8. Apa yang belum kami tanyakan hari ini yang menurut Anda penting untuk kami ketahui?
Pertanyaan ini biasanya ditanyakan di akhir sesi wawancara. Jika ditanya pertanyaan ini, kamu bisa memanfaatkannya dengan menyampaikan closing statement atau kalimat pemungkas tentang dirimu sendiri yang sekiranya dapat meyakinkan user untuk memilihmu.
9. Ceritakan tentang peran Anda di perusahaan sebelumnya
Jika ditanya pertanyaan ini, kamu bisa menjelaskan secara detail tentang peranmu di perusahaan sebelumnya. Mulai dari posisi yang diemban, pekerjaan sehari-hari, kolaborasi antartim, kendala yang dialami, tantangan, hingga hasilnya.
2. Pertanyaan interview user tentang skill posisi yang dilamar

User pasti akan lebih banyak bertanya tentang kemampuan kamu pada posisi yang dilamar. Berikut daftar pertanyaan wawancaranya:
10. Apakah Anda sudah memahami job description pekerjaan ini?
Pertanyaan ini bisa dijawab dengan memperhatikan dua hal. Pertama, jika kamu sudah benar-benar paham, maka tinggal langsung menjelaskan dengan jujur untuk membuat user yakin.
Kedua, jika belum yakin, kamu bisa menjelaskan dulu tentang apa yang kamu pahami. Lalu, akhiri dengan pertanyaan balik ke user untuk mengonfirmasi hal-hal yang belum kamu ketahui. User biasanya akan tetap menjelaskan kepadamu dengan senang hati.
11. Bisa jelaskan langkah-langkah kamu menyelesaikan tugas [posisi yang dilamar]?
Pertanyaan ini biasanya ditanyakan oleh user yang ingin tahu langsung tentang bagaimana cara kamu untuk membantunya dalam pekerjaan. Biasanya mereka ingin melihat apakah kamu memiliki proses atau jalan pikir yang sistematis atau tidak.
Kamu bisa menjawab pertanyaan ini dengan menceritakan langkah-langkah yang biasanya dilakukan. Mulai dari perencanaan, eksekusi, hingga evaluasi.
12. Apa metrik yang biasanya kamu gunakan untuk mengukur keberhasilan pekerjaan?
Bagi beberapa posisi yang membutuhkan metrik untuk mengukur keberhasilan, pertanyaan ini biasanya selalu ditanyakan oleh user. Oleh sebab itu, kamu perlu riset terlebih dahulu tentang posisi yang kamu lamar, termasuk metrik yang digunakan.
13. Bagaimana pendekatanmu saat menganalisis data atau hasil pekerjaan agar sesuai target?
Kalau pertanyaan ini biasanya diajukan saat user ingin melihat kemampuan analisis dan pengambilan keputusan berbasis data. Kamu bisa menceritakan tentang pendekatan yang biasa digunakan, mulai dari pengumpulan data, analisis, hingga rekomendasi.
14. Kalau Anda masuk ke tim saya, kontribusi paling cepat apa yang bisa Anda berikan?
Pertanyaan ini menilai inisiatif dan kemampuanmu dalam memberikan nilai tambah bagi tim. User ingin tahu kesiapan kamu untuk masuk ke tim yang baru dan beradaptasi dengan cepat.
Untuk menjawabnya, kamu bisa menceritakan kemampuan atau pengalaman sebelumnya yang bisa diadopsi ke perusahaan tersebut. Hal itu akan memberikan kesan kompeten dan proaktif.
15. Apa yang membuatmu tertarik dengan bidang atau pekerjaan ini?
Pertanyaan user ini menguji motivasi dan ketertarikanmu pada posisi atau pekerjaan tersebut. User ingin melihat apakah minatmu sesuai dengan posisi yang mereka butuhkan di perusahaan.
Cara menjawabnya bisa dengan menjelaskan hal-hal teknis pada posisi tersebut yang paling menarik bagimu.
16. Menurutmu, apa tantangan terbesar di posisi ini?
Biasanya pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui pemahamanmu tentang pekerjaan dan risiko yang akan muncul. User ingin tahu kesiapan kamu dalam menghadapi tantangan dan melihat realitas yang terjadi di depan.
Kamu bisa menceritakan sudut pandangmu tentang tantangan yang berkaitan dengan posisi tersebut. Jangan lupa sampaikan cara-cara untuk menghadapinya.
17. Jika saya meminta Anda menyelesaikan laporan dalam waktu singkat, apa langkah pertama yang dilakukan?
Pertanyaan spesifik dari user seperti ini bertujuan untuk menilai kemampuan kamu dalam membuat rencana dan prioritas saat dihadapkan dengan deadline. User ingin mencari kandidat yang cepat dan terstruktur.
Ceritakan langkah awal, pembagian tugas, hingga strategi manajemen waktu yang baik, sehingga menunjukkan efisiensi dan kemampuan eksekusimu dalam bekerja.
18. Apa acuan yang kamu gunakan untuk memastikan pekerjaan sudah sesuai standar?
Pertanyaan ini menilai pengetahuanmu tentang kualitas dan regulasi internal perusahaan. Sampaikan cara kamu menilai kualitas pekerjaan, misalnya dengan KPI atau checklist tertentu. Sampaikan dengan jelas dan spesifik agar makin meyakinkan user.
3. Pertanyaan interview user tentang komunikasi tim

Meski terlihat simpel, kemampuan komunikasi biasanya menjadi satu hal yang pasti menjadi penilaian saat rekrutmen karyawan. Sebab kemampuan komunikasi sangat memengaruhi proses dan hasil pekerjaan dari suatu tim.
Berikut daftar pertanyaan interview user tentang kemampuan komunikasi:
19. Bagaimana Anda berkoordinasi dengan tim dari departemen lain?
Pertanyaan ini bertujuan mengetahui kemampuanmu dalam bekerja sama dengan berbagai pihak. Supaya meyakinkan user, jawab dengan menceritakan pengalaman nyata tentang koordinasi, penggunaan tools, hingga rapat untuk memastikan komunikasi terjalin baik.
20. Jika ada perbedaan pendapat dengan rekan kerja, bagaimana sikap Anda dan bagaimana cara menyelesaikannya?
Untuk menjawab pertanyaan ini, coba jelaskan pengalaman kamu saat terjadi perbedaan pendapat dan bagaimana kamu menempatkan diri ketika itu. Lalu, sampaikan cara komunikasi yang dilakukan dan hasil akhirnya.
21. Bagaimana biasanya Anda melaporkan progres pekerjaan ke atasan?
Pertanyaan ini menilai tentang kedisiplinan dan transparansi kamu dalam bekerja. Kamu bisa menceritakan metode pelaporan atau tools yang digunakan untuk menunjukkan profesionalisme dan tanggung jawab saat bekerja.
22. Apa pengalaman paling menantang saat bekerja dalam tim dan bagaimana mengatasinya?
Kamu bisa menceritakan secara terbuka tentang pengalaman menantang atau rintangan yang dihadapi sebelumnya, kendala yang terjadi, proses penyelesaian, solusi yang ditawarkan, hingga hasil akhirnya. Coba tekankan pada kerja sama tim untuk meyakinkan user.
23. Pernah bekerja dengan tim atau atasan yang berekspektasi sangat tinggi? Bagaimana Anda menyesuaikan diri?
Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui cara kamu berkomunikasi dan beradaptasi saat terjadi tekanan tinggi. Sampaikan tentang strategi yang biasanya kamu lakukan saat terjadi hal seperti itu dan hasil akhirnya.
24. Kamu lebih suka bekerja secara mandiri atau tim?
Pertanyaan sederhana ini mungkin ditanyakan di awal untuk mengetahui apakah kamu memiliki tingkat kolaborasi yang tinggi atau tidak. Jika kamu memang lebih nyaman bekerja sendiri, sampaikan saja secara terbuka kepada user. Namun, kamu juga harus memberikan solusi yang dilakukan jika ditempatkan pada sebuah tim.
25. Apa ekspektasimu terhadap atasan langsung?
Pertanyaan ini untuk mengetahui apakah ekspektasimu dan gaya kepemimpinan di perusahaan sudah sesuai atau belum. Kamu bisa menyampaikan tentang ekspektasi sesuai posisi yang dilamar. Hal yang terpenting adalah selalu menunjukkan sikap profesional.
26. Bagaimana cara Anda memastikan pekerjaan Anda sejalan dengan target tim?
Pertanyaan ini untuk mengetahui apakah kamu dapat bekerja dengan fokus tanpa kehilangan arah. Untuk memastikan user, kamu bisa menceritakan pengalaman atau metode yang kamu lakukan untuk memastikan target tetap tercapai.
4. Pertanyaan interview user tentang kemampuan dan pengembangan diri

Pertanyaan interview user tentang kemampuan dan pengembangan diri juga tidak kalah penting. User mungkin akan menanyakan sejumlah pertanyaan tentang hal ini untuk mengetahui profesionalitasmu dalam bekerja.
27. Bagaimana cara Anda memprioritaskan pekerjaan saat ada beberapa tugas mendesak sekaligus?
Model pertanyaan ini sangat sering ditanyakan user saat interview. Pertanyaan ini bertujuan mengetahui kemampuan manajemen waktu dan prioritas kandidat.
Kamu bisa menceritakan metode yang kamu gunakan sehari-hari saat bekerja. Misalnya, membuat daftar prioritas berdasarkan dampak setiap tugas atau waktu.
28. Apa yang Anda lakukan jika target tidak tercapai?
Pertanyaan ini ingin mengetahui langkah korektif seperti apa yang bisa kamu tawarkan saat hasil tidak sesuai dengan harapan. Coba pikirkan terlebih dahulu jawaban-jawaban yang variatif, kreatif, dan masuk akal.
29. Bagaimana cara Anda menganalisis akar masalah saat terjadi kendala besar atau eror?
Pertanyaan ini ingin menilai kemampuan analisismu saat menghadapi masalah kompleks. Pastikan kamu menjawab dengan pola pikir yang runut dan kritis. Sampaikan proses sistematis yang kamu lakukan, misalnya dengan identifikasi isu, mengecek data, diskusi dengan tim, dan sebagainya.
30. Improvisasi seperti apa yang sebaiknya dilakukan saat ada keterbatasan sumber daya?
Pertanyaan model ini menguji kemampuan berpikir kritis dan berinovasi saat menghadapi keterbatasan. Coba siapkan jawaban berupa langkah-langkah improvisasi yang paling mungkin kamu lakukan dan kreatif. Langkah-langkah tersebut bisa berupa apa saja, bahkan yang sebenarnya sederhana sekalipun.
31. Bagaimana cara Anda mengatasi situasi saat informasi yang dimiliki sangat terbatas, tapi Anda diminta tetap terus jalan?
Pertanyaan ini biasanya diajukan untuk mengetahui kemampuan pengambilan keputusan saat terjadi ketidakpastian. User ingin melihat kemampuanmu membuat strategi yang efektif dan kreatif.
32. Bagaimana cara Anda belajar tools baru dalam waktu singkat?
Pertanyaan ini berkaitan dengan aspek adaptasi kamu di perusahaan baru. Untuk meyakinkan user, coba ceritakan metode belajar yang kamu pakai, misalnya mentoring, tutorial, atau praktik langsung. Sampaikan juga hasil dari cara belajar tersebut.
33. Jika ada masalah teknis yang belum pernah dihadapi, bagaimana cara Anda belajar dan mengatasinya?
Pertanyaan ini berkaitan dengan aspek adaptif dan inisiatif dari kandidat. User ingin mengetahui bagaimana kandidat memiliki pendekatan tersendiri saat dihadapkan dengan masalah yang belum pernah dihadapi.
34. Ceritakan kasus ketika Anda harus mengambil keputusan cepat tanpa bimbingan atasan
Pertanyaan ini menguji kemampuan pengambilan keputusan yang cepat. User ingin mencari kandidat yang tetap tenang dan mampu mengambil langkah yang tepat saat menghadapi situasi mendesak.
Ceritakan pengalamanmu, langkah yang diambil, dan hasil akhirnya. Tidak perlu dilebih-lebihkan, kamu bisa menambahkan apa saja yang menjadi pelajaran pada kasusmu sebelumnya.
35. Bagaimana Anda mengukur keberhasilan diri sendiri dalam bekerja?
Pertanyaan ini diajukan jika user ingin mengetahui bagaimana kamu memiliki kesadaran dan refleksi diri yang baik dan profesional. User juga ingin melihat apakah kamu dapat menilai kinerja secara objektif atau tidak.
Demikianlah kumpulan pertanyaan interview user saat wawancara kerja yang wajib diketahui para pelamar. Semoga bermanfaat!
FAQ seputar pertanyaan interview user
Apa saja yang ditanyakan saat interview user?
Pertanyaan interview user bisa sangat beragam, mulai dari pengalaman kerja, kemampuan teknis, cara menghadapi tantangan, cara bekerja dalam tim, hingga pemahaman tentang posisi yang dilamar.
Apa tahapan setelah interview user?
Biasanya tahapan setelah interview user adalah pengambilan keputusan oleh pihak perusahaan. Jika pelamar terpilih, maka akan diwawancara lagi oleh HR untuk kemudian disiapkan offering letter.
Apakah interview user pasti diterima?
Belum tentu karena mungkin beberapa perusahaan memiliki tahapan tambahan. Belum lagi jika kandidat tidak cocok dengan tawaran gaji dari perusahaan.