Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Perusahaan Kimia Jerman Wacker Chemie Akan PHK 1.500 Pekerja

Perusahaan Kimia Jerman Wacker Chemie Akan PHK 1.500 Pekerja
ilustrasi industri kimia (pexels.com/ivan-s/)
Intinya sih...
  • Wacker Chemie akan PHK 1.500 pekerja untuk menghemat Rp5,7 triliun per tahun
  • Kritik terhadap birokrasi dan harga energi tinggi di Jerman
  • BASF juga akan PHK 600 pekerja sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Perusahaan kimia, Wacker Chemie berencana memecat 1.500 pekerjanya. Keputusan perusahaan Jerman itu sebagai upaya untuk mengamankan perusahaan dari kerugian imbas tingginya harga energi. 

Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah perusahaan Jerman, terutama di industri otomotif sudah melakukan pengurangan pekerja. Langkah ini imbas penurunan permintaan mobil listrik dan tarif resiprokal dari Amerika Serikat (AS).

1. Berupaya hemat Rp5,7 triliun per tahun

Perusahaan Kimia Jerman Wacker Chemie Akan PHK 1.500 Pekerja
ilustrasi mata uang Euro (pexels.com/Pixabay)

Sesuai rencananya, Wacker Chemie mengatakan pemecatan ini untuk menghemat dana sebesar 300 juta euro (Rp5,7 triliun) per tahun. Dalam 9 bulan terakhir, Wacker sudah mengalami kerugian hampir 105 juta euro (Rp2 triliun) imbas kenaikan harga energi.

“Kami saat ini bekerja untuk memastikan mencapai pengurangan biaya dan menghemat anggaran sesuai target. Tujuannya untuk mengurangi biaya kami agar kembali dalam level kompetitif lewat penghematan,” terang Kepala Eksekutif Wacker, Christian Hartel, dikutip dari DPA International.

Wacker memiliki sebanyak  16.600 pekerja di seluruh dunia dan 10.700 pekerja berada di Jerman. Sementara itu, mayoritas pekerja yang terdampak pemecatan berada di Jerman. 

2. Kritisi birokrasi dan tingginya harga energi di Jerman

Perusahaan Kimia Jerman Wacker Chemie Akan PHK 1.500 Pekerja
Bendera Jerman. (unsplash.com/samuel_hagger)

Hartel mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi bisnis di Jerman saat ini. Menurutnya, masalah utama di Jerman saat ini adalah tingginya harga energi dan birokrasi yang rumit. 

Industri kimia selama ini membutuhkan konsumsi energi yang tinggi. Wacker Chemie sudah mengonsumsi hampir 1 persen dari seluruh listrik di Jerman, meskipun bukan termasuk salah satu perusahaan terbesar. 

Sebagai informasi, Wacker Chemie adalah penyuplai polysilicon terbesar untuk sektor chip internasional. Selain itu, perusahaan yang berbasis di Muenchen ini juga memproduksi polimer untuk sektor konstruksi dan bioteknologi. 

3. BASF mengumumkan rencana pemecatan 600 pekerja

Perusahaan Kimia Jerman Wacker Chemie Akan PHK 1.500 Pekerja
Ilustrasi PHK - Pexels/ANTONI SHKRABA production

Pada akhir Oktober, perusahaan kimia Jerman lainnya, BASF juga berencana memberhentikan sekitar 600 pekerja hingga akhir 2028. Keputusan ini sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan dan mengurangi pengeluaran sebesar 100 juta euro (Rp1,9 triliun). 

Dilansir Belga News Agency, BASF menyebut, iklim ekonomi saat ini dan kurangnya dampak nyata dari pemerintah Jerman untuk mendukung industri yang memaksa terjadinya pemecatan. Dengan ini, perusahaan akan memfasilitasi transisi posisi internal dan adanya pemangkasan tiga posisi senior eksekutif.  

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

Perusahaan Kimia Jerman Wacker Chemie Akan PHK 1.500 Pekerja

29 Nov 2025, 23:30 WIBBusiness