Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pesanan GrabMart Dini Hari Melonjak 40,5 Persen Sepanjang 2025
Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho. (Dok/Istimewa).
  • Pesanan GrabMart pada pukul 02.00–05.59 WIB sepanjang 2025 melonjak 40,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, disusul kenaikan 38,4 persen pada malam hari dan 36,3 persen menjelang dini hari.
  • Preferensi belanja berubah حسب waktu: bahan segar dominan pagi, camilan dan es krim siang-sore, sementara minuman serta camilan banyak dipilih malam hari. GrabMart menyediakan layanan 24 jam dan DailyMart.
  • Enam dari 10 pesanan GrabMart dimulai dari pencarian langsung, sedangkan 79 persen pesanan GrabFood dari eksplorasi; pengguna solusi pemasaran full-funnel GrabAds di merek F&B besar naik lebih dari 120 persen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sepanjang 2025

Pesanan GrabMart naik 40,5 persen pada pukul 02.00–05.59 WIB dibandingkan tahun sebelumnya. Pesanan juga meningkat 38,4 persen pada pukul 21.00–22.29 WIB dan 36,3 persen pada pukul 22.30–01.59 WIB.

Jumat (23/10/2026)

Roy Nugroho menyatakan pertumbuhan belanja malam hingga dini hari menunjukkan konsumen semakin fleksibel memenuhi kebutuhan di luar jam belanja konvensional.

kini

Kebiasaan berbelanja kebutuhan harian secara digital semakin meluas hingga malam dan dini hari.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pesanan GrabMart pada dini hari pukul 02.00–05.59 WIB tumbuh 40,5 persen sepanjang 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Pesanan malam hari juga meningkat pada dua rentang waktu lainnya.
  • Who?
    GrabMart, GrabAds, konsumen, serta merek makanan-minuman dan FMCG terlibat dalam perubahan pola belanja digital ini. Director of Commercial Grab Indonesia Roy Nugroho menyampaikan keterangan tersebut.
  • Where?
    Perubahan pola pesanan tercatat pada layanan GrabMart. Data GrabAds dipaparkan dalam acara F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026 di Jakarta.
  • When?
    Pertumbuhan dihitung sepanjang 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Keterangan Roy Nugroho disampaikan pada Jumat, 23 Oktober 2026.
  • Why?
    Konsumen dinilai semakin fleksibel memenuhi kebutuhan harian di luar jam belanja konvensional. Perbedaan waktu belanja juga berkaitan dengan preferensi kategori produk yang dibeli.
  • How?
    GrabMart menawarkan kampanye Belanja Terima Beres dengan layanan 24 jam, promo, dan pengiriman kurang dari satu jam. DailyMart by Grab menyediakan produk segar dari toko yang dikelola khusus.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Banyak orang sekarang belanja di GrabMart saat malam sampai dini hari. Pada 2025, pesanan pukul 02.00 sampai 05.59 naik 40,5 persen. Orang pagi banyak membeli buah, sayur, dan daging. Malam hari mereka memilih minuman dan camilan. GrabMart buka 24 jam dan bisa mengantar cepat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Lonjakan belanja GrabMart pada malam hingga dini hari menggambarkan bertambahnya fleksibilitas konsumen dalam memperoleh kebutuhan harian sesuai ritme mereka. Ketersediaan layanan 24 jam, pengiriman kurang dari satu jam, serta pilihan produk yang menyesuaikan waktu belanja menciptakan ruang yang lebih responsif, sementara data perilaku membantu merek berkomunikasi secara lebih relevan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kebiasaan masyarakat berbelanja kebutuhan harian secara digital kini semakin meluas hingga malam dan dini hari. Hal ini tercermin dari pesanan GrabMart yang tumbuh 40,5 persen, pada pukul 02.00–05.59 WIB sepanjang 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan GrabAds yang dipaparkan dalam acara F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026, pertumbuhan pesanan juga terjadi pada malam hari. Pesanan GrabMart meningkat 38,4 persen pada pukul 21.00–22.29 WIB dan 36,3 persen pada pukul 22.30–01.59 WIB.

Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho, mengatakan, perubahan pola belanja tersebut menunjukkan konsumen semakin fleksibel dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk di luar jam belanja konvensional.

“Pertumbuhan belanja pada malam hingga dini hari menunjukkan bahwa konsumen kini memiliki fleksibilitas lebih besar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk di luar jam belanja konvensional,” ujar Roy dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/10/2026).

1. GrabMart juga menghadirkan DailyMart by Grab

ilustrasi memesan makanan secara online (unsplash.com/Grab)

Menurut dia, perubahan perilaku konsumen tersebut membuka peluang bagi industri makanan dan minuman (F&B) serta barang konsumsi cepat habis atau fast-moving consumer goods (FMCG) untuk menjangkau konsumen pada waktu yang sebelumnya belum banyak diperhatikan.

Selain waktu belanja, preferensi produk konsumen juga berbeda berdasarkan momen pembelian. Pada pagi hari, buah-buahan, sayuran, bumbu masak, serta daging dan makanan beku menjadi kategori favorit. Sementara itu, camilan dan es krim banyak diminati pada siang hingga sore hari. Adapun pada malam hari, minuman dan camilan menjadi pilihan konsumen.

"Untuk mengakomodasi kebutuhan belanja pada berbagai waktu, GrabMart menghadirkan kampanye Belanja Terima Beres yang menawarkan layanan belanja kebutuhan harian selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu, dengan berbagai promo serta pengiriman kurang dari satu jam," kata dia.

GrabMart juga menghadirkan DailyMart by Grab yang sebelumnya dikenal sebagai GrabMart Kilat. Layanan ini menyediakan produk segar, seperti buah-buahan, sayuran, dan daging, yang dikirim langsung dari toko yang dikelola secara khusus oleh GrabMart.

2. Pemanfaatan data konsumen menjadi salah satu cara bagi merek untuk memahami perubahan perilaku

UMKM yang menggunakan layanan GrabFood (Dok. Grab)

Di sisi lain, GrabAds mencatat adanya perbedaan perilaku konsumen dalam menemukan produk di GrabMart dan GrabFood. Sebanyak enam dari 10 pesanan GrabMart diawali dengan pencarian langsung melalui fitur pencarian. Sebaliknya, 79 persen pesanan GrabFood dimulai dengan eksplorasi berbagai pilihan.

Perbedaan tersebut menjadi pertimbangan bagi pelaku usaha F&B dan FMCG dalam menentukan strategi pemasaran, mulai dari membangun kesadaran terhadap merek hingga mendorong konsumen melakukan pembelian.

Roy mengatakan, pemanfaatan data konsumen menjadi salah satu cara bagi merek untuk memahami perubahan perilaku dan menentukan pendekatan pemasaran yang lebih relevan.

"Melalui data konsumen pihak pertama (first-party consumer insights) dan solusi pemasaran menyeluruh (full-funnel marketing), GrabAds berupaya membantu merek menjangkau konsumen pada berbagai tahap perjalanan pembelian, mulai dari membangun kesadaran hingga mendorong transaksi," jelas Roy.

3. Jumlah merek F&B skala besar yang menggunakan solusi full-funnel marketing GrabAds naik pesat

Salah satu merchant bisnis Grab sedang melayani pesanan pengunjung saat Festival Megahedon (Dok. Grab)

Sejalan dengan strategi tersebut, jumlah merek F&B skala besar yang menggunakan solusi full-funnel marketing GrabAds meningkat lebih dari 120 persen dalam setahun terakhir.

Pertumbuhan itu mencerminkan meningkatnya penggunaan strategi pemasaran yang menghubungkan pembangunan merek (brand building) dengan konversi penjualan (conversion).

Melalui F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026, GrabAds menyoroti pentingnya pemanfaatan data dan berbagai titik interaksi dalam ekosistem Grab untuk membantu merek memahami kebutuhan konsumen serta meningkatkan peluang produk dipilih saat berbelanja.

Curated For You

Editorial Team

Related Article