Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pendapatan SpaceX Naik 161 Persen Ditopang Bisnis AI dan Starlink

4 min read
Pendapatan SpaceX Naik 161 Persen Ditopang Bisnis AI dan Starlink
Kantor pusat SpaceX di Hawthorne, California (unsplash.com/Sven Piper)
  • SpaceX membukukan pendapatan kuartal III 2026 sebesar 14,58 miliar dolar AS, naik 161 persen tahunan, serta laba bersih 4,4 miliar dolar AS setelah rugi pada periode sama tahun sebelumnya.
  • Unit Super Intelligence menjadi penyumbang terbesar dengan pendapatan 7,6 miliar dolar AS, melonjak 830 persen, didorong layanan komputasi awan, akuisisi Cursor, dan adopsi Grok.
  • Pendapatan Starlink naik 69 persen menjadi 5,2 miliar dolar AS dengan 13,6 juta pelanggan, sementara belanja modal melonjak untuk memperluas kapasitas komputasi hingga 1,7 gigawatt.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Perusahaan kedirgantaraan SpaceX melaporkan lonjakan pendapatan kuartal ketiga tahun 2026 sebesar 161 persen secara tahunan, Selasa (20/10/2026). Peningkatan kinerja keuangan ini didorong oleh pertumbuhan bisnis kecerdasan buatan (AI) dan pertambahan jumlah pelanggan layanan internet satelit Starlink.

Dilansir Anadolu, pendapatan perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk ini mencapai 14,58 miliar dolar AS atau setara Rp261,96 triliun (kurs Rp17.967) dan melampaui perkiraan para analis pasar. Hasil ini sekaligus menandai pembalikan kinerja keuangan SpaceX dengan meraih laba bersih 4,4 miliar dolar AS atau setara Rp79,05 triliun dari periode Juli hingga September.

  1. 1. Bisnis Super Intelligence sumbang penjualan terbesar

    tampilan antarmuka asisten AI Grok
    tampilan antarmuka asisten AI Grok (unsplash.com/Salvador Rios)

    Pendapatan unit bisnis Super Intelligence milik SpaceX melonjak 830 persen secara tahunan hingga mencapai 7,6 miliar dolar AS atau setara Rp136,55 triliun. Pada periode yang sama tahun lalu, divisi yang mengelola infrastruktur komputasi, model, dan aplikasi peranti lunak ini menghasilkan 813 juta dolar AS atau setara Rp14,61 triliun. Penjualan unit tersebut menyumbang lebih dari setengah total pendapatan kuartalan SpaceX.

    Dilansir The Times of India, penambahan pendapatan divisi ini dipengaruhi oleh perjanjian layanan komputasi awan baru, akuisisi Cursor, dan adopsi produk Grok oleh kalangan korporasi maupun konsumen luas. SpaceX menyelesaikan akuisisi terhadap startup pengodean AI Cursor dengan nilai 60 miliar dolar AS atau setara Rp1.078,02 triliun pada kuartal ketiga. Secara keseluruhan, segmen Super Intelligence menyumbang pertambahan pendapatan secara tahunan sebesar 6,7 miliar dolar AS atau setara Rp120,38 triliun melalui lini solusi dan infrastrukturnya.

    Keberhasilan ini membalikkan kondisi kuartal ketiga tahun lalu ketika SpaceX menderita rugi bersih 1,1 miliar dolar AS atau setara Rp19,76 triliun dengan pendapatan 5,6 miliar dolar AS atau setara Rp100,62 triliun. Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi yang disesuaikan melonjak 306 persen menjadi 8,8 miliar dolar AS atau setara Rp158,11 triliun dari 2,2 miliar dolar AS atau setara Rp39,53 triliun setahun sebelumnya. Perusahaan juga mencatatkan laba 0,35 dolar AS atau setara Rp6.288 per lembar saham.

  2. 2. Pelanggan Starlink tembus 13,6 juta pengguna

    ilustrasi perangkat Starlink
    ilustrasi perangkat Starlink (unsplash.com/Evgeny Opanasenko)

    Layanan konektivitas yang dipimpin Starlink menyumbang pendapatan kuartal ketiga sebesar 5,2 miliar dolar AS atau setara Rp93,43 triliun, naik 69 persen dari 3,1 miliar dolar AS atau setara Rp55,70 triliun pada tahun lalu. Laba operasional segmen ini juga meningkat 99 persen menjadi 2,4 miliar dolar AS atau setara Rp43,12 triliun. Hingga 30 September 2026, basis pelanggan konsumen Starlink mencapai 13,6 juta, meningkat dibandingkan 7,2 juta pengguna pada periode yang sama tahun lalu.

    Starlink membukukan penambahan 1,6 juta pelanggan konsumen baru selama periode tiga bulan pada kuartal ketiga. Rata-rata pendapatan bulanan per pengguna naik menjadi 69 dolar AS atau setara Rp1,24 juta dari kuartal sebelumnya sebesar 66 dolar AS atau setara Rp1,19 juta. Sementara itu, aktivitas terkait luar angkasa menghasilkan pendapatan 1,8 miliar dolar AS atau setara Rp32,34 triliun, naik 6 persen secara tahunan, dengan penyelesaian 12 kali peluncuran untuk pelanggan.

    SpaceX juga melaporkan penerbangan orbit pertama Starship berhasil mengirimkan 26 satelit Starlink V3. Peluncuran ini menambah kapasitas unduh sekitar 10 kali lipat dibanding peluncuran Starlink dengan Falcon 9. Di sektor komunikasi seluler AS, SpaceX mengumumkan kesepakatan akuisisi spektrum pita rendah 800 MHz serta mengantongi izin Komisi Komunikasi Federal AS untuk konstelasi 15 ribu satelit.

  3. 3. Kapasitas komputasi naik seiring lonjakan belanja modal

    CEO SpaceX Elon Musk
    CEO SpaceX Elon Musk (Daniel Oberhaus, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

    Ekspansi bisnis SpaceX diiringi lonjakan tajam belanja modal menjadi 19,6 miliar dolar AS atau setara Rp352,15 triliun pada kuartal ketiga. Pengeluaran ini naik tajam dibandingkan 6,9 miliar dolar AS atau setara Rp123,97 triliun pada periode yang sama tahun lalu, terutama dipicu oleh investasi infrastruktur komputasi. Per 30 September 2026, kapasitas komputasi perusahaan tercatat mencapai 1,7 gigawatt dari posisi 0,6 gigawatt setahun sebelumnya.

    SpaceX turut menyewakan kapasitas komputasi kepada para pelanggan di tengah meningkatnya kebutuhan infrastruktur kecerdasan buatan. Pembangunan fasilitas komputasi ini terus dilanjutkan guna memperkuat unit bisnis Super Intelligence milik mereka.

    Direktur Keuangan (CFO) SpaceX menyatakan perusahaan bertekad melanjutkan ekspansi tersebut dengan tetap menjaga investasi dan neraca keuangannya pada landasan yang disiplin. "Kami sedang membangun infrastruktur masa depan dengan penuh disiplin—berfokus pada efisiensi modal, tingkat pengembalian yang tinggi atas modal yang diinvestasikan, serta mempertahankan neraca keuangan yang kokoh dan berstandar investasi—sambil bergerak dengan cepat untuk memanfaatkan peluang yang ada di hadapan kami," tutur direktur keuangan SpaceX.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More