Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menilai pimpinan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) layak mendapat bintang tanda kehormatan dari negara. Itu disampaikan saat membahas pengelolaan keuangan negara yang menurutnya masih perlu ditingkatkan.
Prabowo mengatakan itu dalam Peluncuran Program PLTS 100 Gigawatt peak (GWp) yang diselenggarakan di Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026). Acara tersebut turut dihadiri Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani.
"Prestasi Danantara menurut saya membanggakan. Saya kira pimpinan Danantara pantas mendapat bintang tanda kehormatan dari negara," kata Prabowo dalam siaran langsung di YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo menyebut kinerja Danantara menjadi salah satu capaian yang membanggakan. Dalam waktu kurang dari dua tahun, dia menyebut penghasilan badan usaha milik negara (BUMN) yang dinaungi Danantara naik hingga ratusan persen.
"Beberapa BUMN yang belasan tahun, puluhan tahun rugi, sekarang mulai untung. Naiknya kadang-kadang di luar yang bisa kita duga," ujarnya.
Prabowo menilai capaian tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan Danantara. Orang nomor satu di Indonesia itu menyebut pimpinan Danantara memiliki kejujuran dan rasa cinta tanah air yang besar.
"Ini karena kepemimpinan, ini karena leadership, ini karena pimpinan Danantara jujur, punya rasa cinta tanah air yang besar. Saya besar hati dengan capaian-capaian yang telah kita capai," kata Prabowo.
