Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Prabowo Ratas di Hambalang Bahas Energi hingga Hilirisasi

Prabowo Ratas di Hambalang Bahas Energi hingga Hilirisasi
Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
Intinya Sih
  • Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas di Hambalang membahas percepatan program pengelolaan sampah menjadi energi atau Waste to Energy di berbagai kota besar Indonesia.
  • Rapat juga menyoroti hilirisasi dan ketahanan energi nasional, dengan 20 proyek tahap pertama berjalan serta tambahan 13 proyek baru senilai sekitar Rp239 triliun.
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan kondisi harga komoditas energi dan mineral yang stabil, tanpa perubahan kebijakan signifikan namun tetap menjaga keseimbangan supply dan demand.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (Ratas) di Hambalang, Bogor, Rabu (25/3/2026). Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, salah satu agenda rapat membahas percepatan pengelolaan sampah menjadi energi atau Waste to Energy (WTE) di berbagai wilayah di Indonesia.

“Kepala Danantara Bapak Rosan Roeslani melaporkan perkembangan program Waste To Energy (WTE) atau program pengelolaan sampah menjadi energi di seluruh Indonesia, khususnya yang berada di kota-kota besar dan padat penduduk seperti DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Bali, dan kota lainnya di Indonesia,” ujar Teddy dalam keterangannya.

1. WTE jadi solusi atasi masalah sampah

Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Teddy mengatakan, WTE diharapkan menjadi solusi menangani masalah sampah di Indonesia. Oleh karena itu, Prabowo berharap, sampah di Indonesia bisa diolah menjadi sumber energi.

“Presiden Prabowo menginginkan pemerintah pusat segera mengelola sampah-sampah yang telah lama tidak tertangani dengan baik di daerah untuk segera dibersihkan, dihilangkan, dan dimanfaatkan untuk menjadi energi terutama energi listrik,” kata Teddy.

2. Bahas hilirisasi

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Rapat terbatas itu juga membahas mengenai hilirisasi dan penguatan ketahanan energi nasional. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, dari 20 proyek hilirisasi tahap pertama, sebagian telah memasuki tahap peletakan batu pertama. Sisanya diagendakan bulan depan.

“Kemudian kita tambah lagi ada 13 item hilirisasi yang total investasinya kurang lebih sekitar Rp239 triliun dan akan kita bahas finalisasi,” ucap Bahlil.

Rapat juga membahas mengenai ketahanan menuju swasembada energi. Prabowo memberikan arahan agar potensi energi yang ada di Indonesia mampu dimanfaatkan dengan baik, mulai dari etanol dan biodiesel berbasis crude palm oil (CPO).

“Bapak Presiden memerintahkan untuk mengoptimalkan seluruh potensi-potensi energi yang ada di kita, baik itu etanol, baik itu biodiesel dari CPO-CPO, termasuk kita bagaimana mendorong agar transisi energi lewat energi baru terbarukan juga bisa kita lakukan,” ujar Bahlil.

3. Bahlil lapor harga komoditas energi dan mineral

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Selain itu, Bahlil juga melaporkan harga komoditas energi dan mineral kepada Presiden Prabowo. Menurutnya, belum ada perubahan kebijakan terkait pengelolaan energi dan mineral.

“Andaikan pun kalau harganya stabil terus, bagus, kita akan bagaimana membuat relaksasi tapi terukur terhadap perencanaan produksi. Jadi semuanya masih dalam batas-batas koordinasi dengan pasar, kemudian kebutuhan supply and demand. Yang penting adalah kita inginkan harganya bagus terus, kita doakan harga batu bara bagus, harga nikel bagus, kemudian kita akan bagaimana melakukan relaksasi terukur,” ucap dia.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in Business

See More