Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Faktor-Faktor Ini Jadi Penentu Nasabah Pilih Bank Digital

Faktor-Faktor Ini Jadi Penentu Nasabah Pilih Bank Digital
Ilustrasi Bank Digital. (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Survei Ipsos menunjukkan 71 persen responden memilih bank digital karena kemudahan dan kecepatan transaksi, sementara 66 persen menilai kelengkapan fitur seperti QRIS dan pembayaran tagihan sebagai faktor penting.
  • Integrasi dengan ekosistem digital seperti e-commerce dan dompet digital menjadi penentu utama, dengan SeaBank memimpin pilihan pengguna diikuti Bank Jago, Neobank, Allo Bank, dan Superbank.
  • Ipsos menilai bank digital kini berperan sebagai platform utama aktivitas finansial harian masyarakat, dengan fokus pada kemudahan penggunaan, kecepatan layanan, serta pengalaman transaksi yang seamless.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Tren penggunaan bank digital di Indonesia terus meningkat seiring makin masifnya transaksi nontunai dalam aktivitas sehari-hari. Mulai dari isi saldo e-wallet, bayar QRIS, hingga belanja online kini makin mengandalkan layanan bank digital yang praktis dan cepat.

Survei terbaru dari Ipsos mengungkap kemudahan transaksi menjadi faktor utama yang membuat masyarakat memilih bank digital untuk kebutuhan harian mereka.

Data Bank Indonesia (BI) bahkan menunjukkan volume transaksi pembayaran digital di Indonesia mencapai 14,28 miliar transaksi pada kuartal I-2026. Pertumbuhan juga terjadi pada layanan mobile banking, internet banking, hingga QRIS yang naik signifikan sebesar 116,45 persen secara tahunan.

Berikut beberapa faktor yang menjadi penentu nasabah memilih bank digital menurut survei Ipsos Indonesia 2026!

1. Praktis dan cepat jadi alasan utama

Transaksi QRIS memudahkan layanan keuangan digital (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Transaksi QRIS memudahkan layanan keuangan digital (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Ipsos mencatat sebanyak 71 persen responden memilih bank digital karena kemudahan dan kecepatan transaksi. Selain itu, 66 persen responden juga mempertimbangkan kelengkapan fitur transaksi harian seperti QRIS, pembayaran tagihan, hingga dukungan belanja online.

Managing Director Ipsos Indonesia, Hansal Savla, mengatakan, pengguna kini semakin selektif dalam memilih layanan keuangan digital.

“Hasil ini menunjukkan bahwa pengguna kini semakin selektif dalam memilih layanan keuangan digital. Tidak hanya dari sisi layanan keuangan, tetapi juga kemudahan dalam terhubung dengan berbagai kebutuhan bertransaksi sehari-hari menjadi faktor yang diprioritaskan,” ujar Hansal, dikutip Rabu (13/5/2026).

2. Integrasi dengan ekosistem digital makin penting

Ilustrasi Seabank, bank digital di Indonesia (seabank.co.id)
Ilustrasi Seabank, bank digital di Indonesia (seabank.co.id)

Survei Ipsos juga menemukan aktivitas yang paling dominan dilakukan lewat bank digital adalah pengisian saldo dompet digital dan belanja online. Hal ini menunjukkan integrasi dengan ekosistem digital seperti e-commerce dan layanan pembayaran lainnya makin penting bagi pengguna.

Dalam survei tersebut, SeaBank menjadi aplikasi bank digital yang paling banyak dipilih untuk mendukung kenyamanan transaksi harian dengan capaian 52 persen. Posisi berikutnya ditempati Bank Jago (50 persen), Neobank (49 persen), Allo Bank (40 persen), dan Superbank (39 persen).

Sementara dari sisi integrasi dengan ekosistem digital lain, SeaBank juga berada di posisi teratas dengan 50 persen, diikuti Bank Jago (46 persen), Superbank (43 persen), Neobank (36 persen), dan Allo Bank (26 persen).

“Integrasi dengan ekosistem digital menjadi salah satu faktor yang semakin relevan. Pengguna cenderung memilih layanan yang dapat mendukung berbagai aktivitas mereka secara praktis dan terhubung dengan mulus dalam satu platform,” kata Hansal.

3. Bank digital kini jadi andalan transaksi harian

ilustrasi bank digital (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi bank digital (IDN Times/Aditya Pratama)

Ipsos menilai bank digital kini tak lagi sekadar tempat menyimpan uang, tetapi sudah menjadi platform utama untuk mendukung aktivitas finansial masyarakat sehari-hari.

Kemudahan penggunaan, kecepatan layanan, dan pengalaman transaksi yang seamless diperkirakan akan menjadi fokus utama persaingan industri bank digital ke depan.

“Seiring berkembangnya ekspektasi pengguna, pemain bank digital diharapkan untuk tidak hanya menghadirkan layanan keuangan yang cepat dan mudah digunakan, tetapi juga mampu terintegrasi dengan berbagai aktivitas digital sehari-hari. Kemampuan untuk menghadirkan pengalaman yang seamless diperkirakan akan menjadi salah satu fokus utama dalam persaingan industri,” ujar Hansal.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Related Articles

See More