Jakarta, IDN Times - PT Pupuk Indonesia (Persero) menandatangani perjanjian studi bersama (joint study) untuk mengkaji potensi investasi pabrik urea di Vladivostok, Rusia. Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani dan Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi.
"Saya bersama-sama dengan Dirut Pupuk Indonesia. Kami baru saja menandatangani joint study untuk melihat potensi Pupuk Indonesia berinvestasi di Vladivostok ini untuk pupuk urea, ya," kata Rosan, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (4/9/2026).
