Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono usai rapat bersama Komisi IV DPR RI. (IDN Times/Amir Faisol)
Trenggono sebelumnya menanggapi tudingan Purbaya terkait anggaran kapal yang sudah cair, tetapi belum ada realisasinya. Dalam sebuah video yang beredar dan diketahui dalam acara Revitalisasi Galangan Kapal dan Pelayaran Indonesia: Mendorong Daya Saing dan Peningkatan Kapasitas Industri Nasional yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Purbaya heran anggaran dari pihaknya sudah cair, tetapi KKP belum melakukan pemesanan ke industri galangan belum juga menerima pesanan.
Atas pernyataan itu, Trenggono menyuruh Purbaya untuk memeriksa apakah benar anggaran itu sudah dikucurkan.
"Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah Anda, benar gak itu uang kapal sudah dikucurkan?" kata Trenggono dalam unggahan Instagram pribadinya (@swtrenggono), dikutip Selasa (10/2/2026).
Trenggono pun menjelaskan, proyek pembangunan kapal yang dimaksud Purbaya sejatinya mendapatkan anggaran berupa kredit dari Inggris.
"Yth Menteri Keuangan, supaya Anda paham dan cerdas, dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK," kata Trenggono.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Inggris menyatakan dukungan terhadap rencana besar Indonesia untuk membangun 1.500 kapal ikan sebagai bagian dari investasi masif di sektor kelautan dan perikanan.
“Di bidang maritim mereka akan mendukung rencana kita membangun pertama 1.500 kapal ikan, karena kita mau besar-besaran investasi itu,” ujar Prabowo.