Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menyatakan tarif listrik bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi sebenarnya berpotensi mengalami kenaikan pada kuartal III-2026. Namun, pemerintah memutuskan tidak menaikkan tarif.
Qodari mengatakan potensi kenaikan tarif tersebut mengacu pada mekanisme penyesuaian tarif listrik serta perkembangan sejumlah indikator ekonomi. Kendati demikian, pemerintah memilih mempertahankan tarif listrik pada periode Juli-September 2026.
"Apabila mengacu pada mekanisme penyesuaian tarif yang berlaku, perubahan berbagai indikator tersebut sebenarnya mengarah pada kenaikan tarif listrik," ujar Qodari, Senin (6/7/2026).
