Bantah Lakukan PHK, Agrinas Palma Justru Rekrut 20 Ribu Pekerja

- PT Agrinas Palma Nusantara menegaskan tidak ada PHK dan justru membuka rekrutmen besar-besaran untuk meningkatkan produktivitas serta pengelolaan kebun sawit secara optimal.
- Perusahaan membutuhkan lebih dari 20 ribu tenaga kerja baru, mencakup posisi pimpinan, mandor, hingga pemanen di berbagai sektor operasional dan lapangan.
- Restrukturisasi organisasi telah rampung pada April 2026, dengan target seluruh kebutuhan tenaga kerja terpenuhi paling lambat Agustus 2026.
Jakarta, IDN Times - PT Agrinas Palma Nusantara (APN) memastikan tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebaliknya, perusahaan justru membuka lowongan kerja massal demi menggenjot produktivitas dan memastikan seluruh tanaman kelapa sawit terkelola secara optimal.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara Mohammad Abdul Ghani dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI.
"Ini informasi penting bahwa Agrinas itu bukan melakukan PHK, justru kami akan merekrut banyak pekerja, karena untuk meningkatkan produktivitas kami harus memastikan seluruh tanaman dikelola dengan baik," kata dia pada Senin (6/7/2026).
1. Struktur manajemen sedang dibenahi

Ghani menjelaskan dirinya baru resmi memimpin perusahaan sebagai direktur utama pada Maret 2026. Langkah awal yang diambil manajemen adalah menyusun dan menyesuaikan struktur organisasi agar sejalan dengan tata kelola korporasi perkebunan.
Meskipun pemenuhan kebutuhan pekerja belum rampung sepenuhnya hingga saat ini, manajemen menargetkan seluruh posisi tenaga manajemen yang dibutuhkan dapat terpenuhi pada Juli 2026.
"Hari ini kita pun belum sampai selesai menyelesaikan kebutuhan tenaga, Insya Allah bulan Juli ini seluruh tenaga yang dibutuhkan, tenaga manajemen akan kita penuhi," ujar dia.
2. Butuh 20 ribu tenaga kerja baru

Perusahaan memerlukan lebih dari 20 ribu tenaga kerja baru untuk mengisi berbagai posisi di sektor operasional dan lapangan. Totalnya mencakup 1.844 orang karyawan pimpinan, 9.450 orang pengawas atau mandor, serta 11 ribu orang tenaga pemanen.
"Jadi kami sangat, puluhan ribu ada, lebih dua puluhan ribu," ujar Ghani.
3. Target rekrutmen rampung Agustus

Restrukturisasi berupa perombakan dan revisi bagan organisasi perusahaan telah diselesaikan oleh manajemen pada April 2026. Saat ini, perusahaan sedang berfokus pada proses pengisian sumber daya manusia untuk memenuhi struktur baru tersebut.
Berdasarkan data perusahaan hingga minggu keempat Juni 2026, sebanyak 1.100 posisi karyawan pimpinan sudah terpenuhi dan menyisakan 744 posisi lagi. Manajemen optimistis sisa kebutuhan karyawan pimpinan sebanyak 1.844 orang tersebut bakal selesai akhir Juli ini.
"Kemudian mandor, kemudian kebutuhan pemanen dan sebagainya sampai lebih 20 ribu orang akan kita selesaikan paling lambat bulan Agustus," kata dia.



















