Raup Laba Bersih Rp322,75 Miliar, CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar

- CNAF mencatat pendapatan Rp2,23 triliun dan laba bersih Rp322,75 miliar pada 2025, menunjukkan kinerja solid di tengah perlambatan industri pembiayaan.
- Perseroan membagikan dividen Rp129 miliar atau sekitar 40 persen dari laba bersih tahun buku 2025 kepada para pemegang saham.
- Presiden Direktur Ristiawan menyatakan optimisme terhadap prospek bisnis 2026 dengan fokus pada pertumbuhan berkelanjutan dan peningkatan pengalaman pelanggan.
Jakarta, IDN Times - PT CIMB Niaga Auto Finance Tbk (CNAF) atau CIMB Niaga Finance mencatatkan kinerja keuangan solid selama 2025. Hal itu disampaikan Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Senin (6/4/2026).
CNAF membukukan pendapatan sebesar Rp2,23 triliun, meningkat 9,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp2,04 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan total aset sebesar 6,04 persen menjadi Rp11,46 triliun, serta total aset kelolaan yang juga tumbuh 3,93 persen menjadi Rp13,66 triliun.
"Tahun 2025 adalah tahun yang penuh tantangan, CNAF berupaya untuk tetap mencatatkan kinerja yang positif meski market terkontraksi. Salah satu pencapaian utama CNAF di tahun 2025 adalah keberhasilan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas," ujar Presiden Direktur CIMB Niaga Finance, Ristiawan, dikutip Selasa (7/4/2026).
1. Raihan laba bersih CNAF

Selain itu, CIMB Niaga Finance juga membukukan laba bersih sebesar Rp322,75 miliar. Ristiawan mengatakan, segala performa keuangan yang tetap terjaga itu terjadi di tengah dinamika dan perlambatan pertumbuhan industri pembiayaan pada 2025.
"Namun, CNAF berhasil menjaga kinerja yang adaptif, resilien, dan kompetitif. CNAF berhasil membukukan total penyaluran pembiayaan baru tahun 2025 sebesar Rp9,25 triliun. Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi CNAF di industri. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya pangsa pasar pembiayaan kendaraan bermotor menjadi 6,11 persen," tutur Ristiawan.
2. Pembagian dividen

Di sisi lain, CIMB Niaga Finance memutuskan membagikan dividen sebesar Rp129 miliar kepada para pemegang sahamnya.
Besaran dividen tersebut merupakan 40 persen dari laba bersih CNAF pada tahun buku 2025.
3. Optimisme menatap masa depan

Dengan raihan selama 2025, Ristiawan pun menyampaikan optimismenya dalam menatap tantangan pada tahun ini. Ristiawan optimistis prospek usaha Perseroan pada 2026 akan semakin membaik walau terdapat tantangan makro ekonomi dan tantangan industri otomotif di tengah kondisi geopolitik global.
"Kami senantiasa terus mengembangkan bisnis secara berkelanjutan dan bertanggung jawab dengan tetap mengedepankan aspek prudential dan penguatan customer experience dalam mencapai misi menjadi the most profitable multifinance di Indonesia," tutur dia.


















