Dibayangi COVID-19, Rupiah Kembali Melemah di Penutupan

Jakarta, IDN Times – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada penutupan perdagangan Selasa (29/6/2021).
Dikutip dari Bloomberg, rupiah melemah 40 poin atau 0,28 persen ke level Rp14.485 per dolar AS sore ini. Pada penutupan sebelumnya rupiah berada di level Rp14.445 per dolar AS.
1. Faktor pelemahan rupiah

Menurut Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, pelemahan rupiah hari ini terjadi karena adanya kekhawatiran atas meningkatnya kasus COVID-19 di Asia. Di sisi lain, fokus investor juga tertuju pada data gaji utama yang akan dirilis akhir pekan ini dan data ketenagakerjaan AS yang dapat menentukan kapan Federal Reserve AS akan menarik langkah-langkah stimulusnya.
“Sejumlah wilayah di Asia berjuang dengan penyebaran varian delta yang sangat menular dari virus COVID-19. Australia telah mengunci beberapa kota, Indonesia bergulat dengan rekor kasus tertinggi, Malaysia akan memperpanjang penguncian dan Thailand telah mengumumkan pembatasan baru,” jelas Ibrahim.
2. PPKM mikro tekan nilai rupiah

Ibrahim lebih lanjut mengatakan bahwa rencana perubahan beberapa aturan dalam Penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro juga turut mempengaruhi nilai rupiah.
Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Ganip Warsito mengatakan berdasarkan hasil rapat terbatas (ratas) akan ada perubahan terhadap Instruksi Mendagri Nomor 14 Tahun 2021. Dengan perubahan tersebut maka PPKM skala Mikro akan berubah menjadi PPKM Darurat yang bertujuan untuk mengatasi lonjakan kasus COVID-19.
Perubahan tersebut akan melibatkan di beberapa sektor ekonomi misalnya restoran hanya akan diizinkan untuk melayani pesanan take away dan hanya boleh beroperasi hingga pukul 20.00. Lebih lanjut, pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan dan mal pun akan direvisi. Mal yang awalnya boleh beroperasi hingga pukul 20.00, nanti akan dibatasi sampai pukul 17.00.
Kemudian, untuk wilayah zona merah dan oranye, pelaksanaan PPKM skala Mikro di bidang perkantoran akan diubah. Work From Home (WFH) akan berlaku sebanyak 75 persen dan sebaliknya Work From Office (WFO) hanya 25 persen.
“Perubahan tersebut baru pembatasan tahap awal yang akan diterapkan sebagai hasil revisi Instruksi Mendagri,” katanya.
3. Rupiah akan melemah lagi besok

Pelemahan rupiah sore ini melanjutkan pelemahan yang terjadi pada penutupan perdagangan sebelumnya. Sementara itu untuk besok, Ibrahim memprediksi rupiah juga akan kembali melanjutkan pelemahan.
“Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.470-Rp14.520,” jelasnya.


![[QUIZ] Pilih Karakter Upin Ipin, Kamu Cocok Jadi Perintis atau Pewaris?](https://image.idntimes.com/post/20250509/untitled-design-8-a8d895374ad15b64e137e3070b058e48.jpg)















