Rosan Buka Suara Danantara Bentuk Perusahaan buat Kelola Tambang Astra

- Danantara melakukan kajian kondisi 28 perusahaan terkait pengelolaan tambang emas, termasuk aspek tenaga kerja dan izin usaha yang dicabut.
- Beberapa nama BUMN sudah masuk dalam pembahasan untuk mengambil alih pengelolaan aset-aset tersebut, namun belum diumumkan secara resmi.
- Perminas, perusahaan mineral nasional baru, akan mengambil alih tambang mineral yang izin usahanya dicabut, termasuk Tambang Emas Martabe di Sumatra Utara.
Jakarta, IDN Times - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan membahas lebih lanjut rencana pembentukan badan usaha baru yang akan mengambil alih pengelolaan tambang emas Martabe.
Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, pembahasan tersebut akan dilakukan dalam rapat bersama menteri koordinator (menko) yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (29/1/2026) pagi.
"Ya sebetulnya kita baru, saya kan baru meeting-in besok," kata dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
1. Danantara masih kaji kondisi 28 perusahaan

Rosan menjelaskan, pembahasan yang dilakukan Danantara tidak hanya terkait satu perusahaan atau satu aset tertentu. Menurutnya, pihaknya juga tengah melihat kondisi 28 perusahaan lain yang izinnya telah dicabut oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dia menuturkan, kajian tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi perusahaan secara menyeluruh, termasuk keberadaan tenaga kerja yang masih beraktivitas di lokasi.
"Nah, kan mesti ada melibatkan beberapa kementerian lain ya. Jadi yang pasti kita akan tindak lanjuti itu semua," ujar dia.
2. Sejumlah nama BUMN sudah dibahas untuk ikut kelola

Terkait pertanyaan apakah sudah ada BUMN yang ditunjuk untuk mengambil alih pengelolaan aset-aset tersebut, Rosan mengungkapkan beberapa nama sudah masuk dalam pembahasan. Namun, pria yang juga menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM itu menegaskan belum dapat menyampaikan nama-nama tersebut karena masih akan dibahas kembali dalam rapat bersama.
"Ya sudah ada beberapa nama tapi kan belum bisa saya ucapin. Nanti kita mau rapatin dulu soalnya besok, jam 8 pagi ya," ujarnya.
3. Perminas ambil alih tambang milik Agincourt

Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria mengatakan, pihaknya baru saja mendirikan perusahaan mineral nasional, yakni Perminas. Perminas nantinya akan mengambil alih tambang mineral yang izin usaha pertambangannya (IUP) dicabut.
Dari daftar 28 perusahaan itu, ada PT Agincourt Resources yang mengelola Tambang Emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara (Sumut). Agincourt merupakan anak usaha PT Pamapersada Nusantara dan PT United Tractors Tbk, bagian dari grup PT Astra International Tbk (ASII).
“Perminas. Jadi ada perusahaan mineral nasional kita yang baru kita bentuk. Nanti memang ini perusahaan yang baru dibentuk,” kata Dony usai menghadiri Investor Daily Rountable di Plataran, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

















