Meski demikian, Ia menilai pasar akan lebih berfokus pada arah kebijakan yang ditempuh oleh pemimpin baru BI dibandingkan pergantian sosok gubernurnya.
"Ke depan, persepsi investor kemungkinan akan lebih banyak ditentukan oleh arah dan konsistensi kebijakan yang diambil oleh gubernur baru, termasuk bagaimana ia menyikapi isu-isu terkait kebijakan moneter serta implementasi mandat tambahan yang diemban oleh bank sentral," katanya.
Yusuf mengatakan, penunjukan Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur BI Destry Damayanti menjadi sinyal positif bagi pasar. Sebab, Destry memiliki pengalaman panjang sebagai Deputi Gubernur Senior BI, sekaligus rekam jejak yang kuat sebagai ekonom dan pelaku pasar keuangan.
"Dalam jangka pendek, pelaku usaha maupun investor kemungkinan masih akan mencermati dan menebak arah kebijakan Bank Indonesia ke depan. Namun, kabar baiknya adalah penunjukan Ibu Destry Damayanti sebagai pelaksana tugas gubernur memberikan sentimen yang relatif positif," ujarnya.