- Bath Thailand menguat 0,01 persen
- Ringgit Malaysia melemah 0,05 persen
- Pesso Filipina melemah 0,22 persen
- Won Korea menguat 0,05 persen
- Dolar Taiwan melemah 0,01 persen
- Dolar Singapura melemah 0,09 persen
Rupiah Dibuka Lesu ke Rp16.897 per Dolar AS, Ini Pemicunya

- Rupiah dibuka melemah ke Rp16.897 per dolar AS, turun 3 poin atau 0,02 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
- Pergerakan mata uang Asia bervariasi, sementara indeks dolar AS menguat karena data ekonomi Amerika Serikat yang solid.
- Analis memproyeksikan rupiah masih berpotensi melemah hingga akhir perdagangan dengan kisaran Rp16.850–Rp17.000 per dolar AS.
1. Mata uang di Asia bergerak variatif pagi ini
Lebih rinci, mata uang di Asia bergerak variatif dengan rincian
2. Indeks dolar AS menguat dipicu rilis data ekonomi AS yang menguat
Pengamat pasar uang Lukman Leong mengatakan indeks dolar AS terus menguat, yang dapat mempengaruhi pergerakan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
"Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS yang melanjutkan penguatan oleh data-data ekonomi yang lebih kuat dan pejabat2 the Fed yg kembali memberikan pernyataan hawkish," tegasnya.
3. Rupiah bakal melemah seharian
Menurunya hasil kesepaktan tarif dagang Indonesia-Amerika Serikat positif dan direspon pasar. Namun, saat ini fokus investor pada faktor eksteral, indeks dolar AS sendiri masih terus naik, sehingga rupiah hingga akhir perdagangan hari ini pun diproyeksinya melemah.
"Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS, dan dalam beberapa hari mendatang, kami memperkirakan pergerakan berada di rentang Rp16.850 hingga Rp17.000 per dolar AS," tegasnya.


















