Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rupiah Dibuka Lesu Lawan Dolar ke Rp16,965 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Lesu Lawan Dolar ke Rp16,965 per Dolar AS
ilustrasi dolar Amerika (pexels.com/Kaboompics.com)
Intinya Sih
  • Rupiah dibuka melemah ke Rp16.965 per dolar AS, turun 7 poin atau 0,04 persen dibanding penutupan sebelumnya.
  • Tekanan terhadap rupiah dipicu sentimen global seperti konflik Timur Tengah dan harga minyak tinggi, serta kekhawatiran fiskal domestik.
  • Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp16.900–Rp17.000 per dolar AS dengan potensi intervensi Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar atau kurs rupiah dibuka melemah pada awal perdagangan, Senin (16/3/2026). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah ke level Rp16.965 per dolar AS.

Rupiah tercatat melemah 7 poin atau 0,04 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

1. Sejumlah mata uang di Asia melemah

Mata uang di Asia bergerak melemah, rinciannya:

  • Bath Thailand melemah 0,45 persen
  • Rupee India melemah 0,28 persen
  • Pesso Filipina melemah 0,22 persen

2. Sengtimen domestik dan global picu kekhawatiran investor

Pengamat pasar uang, Lukman Leong menyebut nilai tukar rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan hari ini seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap konflik di kawasan Timur Tengah yang terus memanas serta harga minyak dunia yang tetap tinggi. Sementara sisi sentimen domestik terkait ketahanan fiskal menghadapi gejolak global.

Sentimen geopolitik tersebut memicu peningkatan permintaan terhadap aset-aset safe haven dan memberikan tekanan pada mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Kenaikan harga minyak juga berpotensi memperlebar defisit transaksi berjalan Indonesia karena meningkatnya biaya impor energi.

"Iya, sentimen domestik memang sudah lama negatif, tentunya perpu ini makin mengkhawtirkan investor

3. Rupiah diperkirakan dikisaran Rp16.900 hingga Rp17.000 per dolar AS

Meski demikian, pelaku pasar memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan kembali hadir di pasar untuk melakukan intervensi guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Langkah stabilisasi tersebut dipandang penting untuk meredam volatilitas yang meningkat di pasar keuangan.

"Pada perdagangan hari ini, rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp16.900 hingga Rp17.000 per dolar AS," tegasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More