Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rupiah Dibuka Menguat ke Level Rp17.703 per Dolar AS
Ilustrasi Rupiah Melemah ke USD (Foto: ANTARA)
  • Rupiah dibuka menguat 60 poin atau 0,34 persen ke Rp17.703 per dolar AS pada Kamis pagi, setelah sehari sebelumnya ditutup melemah di Rp17.763.
  • Mayoritas mata uang Asia turut menguat, termasuk baht Thailand, ringgit Malaysia, yuan China, peso Filipina, dan dolar Taiwan.
  • Koreksi dolar AS usai data ADP yang lemah berpotensi menopang rupiah, tetapi eskalasi Timur Tengah dan harga minyak tinggi dapat membatasi penguatan; kisaran diproyeksikan Rp17.650-Rp17.800.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat pada level Rp17.703 per dolar AS pada perdagangan Kamis (3/9/2026) pagi.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 60 poin atau 0,34 persen dibandingkan penutupan kemarin. Pada perdagangan Rabu (2/9), mata uang Garuda ditutup terkoreksi sebesar 19 poin atau 0,11 persen ke level Rp17.763 per dolar AS.

1. Rincian pergerakan mata uang di Asia pagi ini

Mayoritas mata uang di Asia bergerak menguat pagi ini. Berikut rinciannya:

  • Bath Thailand menguat 0,20 persen

  • Ringgit Malaysia menguat 0,19 persen

  • Yuan China menguat 0,03 persen

  • Pesso Filipina menguat 0,04 persen

  • Dolar Taiwan menguat 0,04 persen

2. Rupiah diperkirakan akan menguat seharian tapi masih terbatas

Nilai tukar rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini. Namun, ruang penguatan rupiah diperkirakan masih terbatas. Analis Lukman Leong mengatakan, rupiah berpotensi mendapatkan dorongan dari koreksi dolar AS setelah data pekerjaan sektor swasta AS atau ADP menunjukkan hasil yang lebih lemah.

"Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS yang terkoreksi setelah data pekerjaan AS-ADP yang lebih lemah," ujar Lukman.

3. Eskalasi di Timur Tengah bisa batasi penguatan rupiah

Meski demikian, sentimen positif tersebut berpotensi tertahan oleh meningkatnya eskalasi di Timur Tengah. Selain itu, harga minyak mentah dunia yang masih tinggi juga menjadi perhatian pasar.

Menurut Lukman, kondisi tersebut dapat membatasi penguatan rupiah terhadap dolar AS. Untuk perdagangan hari ini, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp17.650-Rp17.800 per dolar AS.

Curated For You

Editorial Team

Related Article