Jakarta, IDN Times - Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menilai perdebatan mengenai pelemahan nilai tukar rupiah dan tingginya pertumbuhan konsumsi pemerintah perlu dilihat secara utuh. Menurutnya, kesimpulan bahwa ekonomi Indonesia saat ini hanya ditopang belanja negara tidak sepenuhnya tepat karena mengabaikan peran besar konsumsi masyarakat sebagai penggerak utama ekonomi nasional.
Azis menegaskan ekonomi Indonesia tidak berdiri di atas satu kaki. Ia menyebut aktivitas masyarakat, dunia usaha, dan kebijakan negara sama-sama menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi. Karena itu, publik perlu melihat data ekonomi secara lebih utuh dan tidak hanya berfokus pada satu indikator.
