Lebih lanjut, data yang disampaikan oleh BPS turut mempengaruhi sentimen pasar. Bila mengacu data BPS, kinerja inflasi tercatat sebesar 0,30 persen secara bulanan (month-to-month/MtM) pada September 2026. Sementara itu, inflasi secara tahunan (year-on-year/YoY) tercatat sebesar 3,28 persen. Adapun inflasi tahun kalender (year-to-date/YTD) mencapai 2,17 persen.
Kemudian kinerja neraca perdagangan sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai 193,64 miliar dolar AS. Nilai tersebut meningkat 4,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kemudian khusus pada Agustus 2026, nilai ekspor Indonesia mencapai 26,61 miliar dolar AS atau meningkat 6,72 persen secara tahunan.