Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rupiah Sentuh Level Terendah Sepanjang Masa, Airlangga: Gejolak Global
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. (IDN Times/Triyan)
  • Rupiah mencetak rekor terendah sepanjang masa di level Rp17.308 per dolar AS menurut JISDOR Bank Indonesia pada 23 April 2026.
  • Airlangga Hartarto menyebut pelemahan rupiah dipicu gejolak global dan juga dialami sejumlah mata uang Asia lainnya.
  • Pemerintah memantau situasi, sementara langkah intervensi nilai tukar menjadi tanggung jawab Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas rupiah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menyentuh rekor terendah sepanjang masa hari ini, Kamis (23/4/2026).

Berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), nilai tukar rupiah menyentuh Rp17.308 per dolar AS di penutupan perdagangan hari ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pelemahan itu disebabkan gejolak dunia.

“Iya kan itu lihat gejolak global juga, jadi ya kita monitor saja,” kata Airlangga di kantor BKPM, Jakarta.

1. Airlangga sebut tak cuma rupiah yang melemah

Pecahan mata uang dolar Singapura. (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Airlangga mengatakan, pelemahan nilai tukar tak hanya dialami Indonesia, tapi mata uang regional Asia lainnya.

“Ya kita monitor saja. Karena berbagai mata uang di regional juga bergejolak,” ujar Airlangga.

2. Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS

Ilustrasi uang yen Jepang (Unsplash.com/Jun rong loo)

Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Asia lainnya juga mengalami pelemahan terhadap dolar AS, kecuali Hong Kong dan Korea Selatan. Berikut datanya:

  • Yen Jepang (JPY) melemah 0,16 persen terhadap dolar AS

  • Dolar Hong Kong (HKD) menguat tipis 0,01 persen terhadap dolar AS

  • Dolar Singapura (SGD) melemah 0,08 persen terhadap dolar AS

  • Dolar Australia (AUD) melemah 0,18 persen terhadap dolar AS

  • Dolar Selandia Baru (NZD) melemah 0,42 persen terhadap dolar AS

  • Dolar Taiwan (TWD) melemah 0,27 persen terhadap dolar AS

  • Won Korea Selatan (KRW) menguat 0,03 persen terhadap dolar AS

  • Peso Filipina (PHP) melemah 0,60 persen terhadap dolar AS

  • Rupee India (INR) melemah 0,32 persen terhadap dolar AS

  • Yuan China (CNY) melemah 0,07 persen terhadap dolar AS.

3. BI yang harus siaga

Kantor pusat Bank Indonesia (BI). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Airlangga mengatakan, pemerintah hanya bisa mengawasi pergerakan rupiah. Untuk antisipasi atau intervensi untuk menjaga nilai tukar rupiah hanya bisa dilakukan Bank Indonesia (BI).

“Iya, enggak, kita monitor saja. Dan itu BI, tugasnya menjaga,” ucap Airlangga.

Editorial Team