Jakarta, IDN Times – Tekanan ekonomi mulai menghimpit Teheran setelah konflik bersenjata yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran memasuki bulan keenam.
CNBC mencatat pengapalan ekspor minyak mentah Iran pada Agustus 2026 anjlok lebih dari 80 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, menjadi hanya 260 ribu barel per hari. Situasi makin pelik usai Washington meluncurkan Operasi Economic Outcast demi memutus akses perdagangan global Teheran.
Dilansir SCMP, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengungkapkan bahwa sanksi finansial dan blokade laut AS telah memangkas aktivitas perdagangan luar negeri negaranya hingga 35 persen.
