Jakarta. Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia. Jalur ini menghubungkan arus perdagangan minyak mentah, gas alam cair (LNG), serta komoditas non-energi dari kawasan Teluk Persia ke berbagai negara tujuan ekspor.
Secara geografis, Selat Hormuz berada di antara Iran di bagian utara, serta Oman dan Uni Emirat Arab di bagian selatan. Adapun saat ini, jalur pelayaran di Selat Hormuz dilaporkan ditutup menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Minggu (1/3).
"Ekspor impor dari negara jalur Selat Hormuz yaitu Iran, Oman, dan UEA," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dalam Konferensi Pers di Gedung BPS, Jakarta, Senin (2/3/2026).