Comscore Tracker

9 Alat Pembayaran Perdagangan Internasional, Tak hanya Uang Tunai!

Yang terbaru adalah PayPal

Kegiatan jual beli barang antar satu negara dengan negara lainnya dikenal sebagai perdagangan internasional. Tak hanya negara, sudah hal biasa bagi bisnis berskala global untuk melakukan perdagangan internasional.

Tujuan dari diadakannya perdagangan internasional adalah untuk memenuhi kebutuhan, memajukan pertumbuhan ekonomi, dan meraup keuntungan. Kegiatan transaksi antar negara ini mencakup proses ekspor-impor antar dua negara atau lebih, investasi pembangunan, belanja bahan baku dari negara lain, dan bentuk transaksi lainnya. 

Dalam praktiknya, keberhasilan perdagangan internasional ditentukan oleh faktor penggerak dan faktor penghambat. Tak hanya itu, ada sejumlah alat pembayaran yang dapat diterima secara internasional ketika melakukan transaksi dengan negara lain. Mulai dari uang tunai hingga emas, inilah sembilan alat pembayaran perdagangan internasional yang penting diketahui. 

Baca Juga: 9 Strategi Retargeting Ads untuk Kembangkan Bisnis, Cobain!

1. Uang tunai

9 Alat Pembayaran Perdagangan Internasional, Tak hanya Uang Tunai!Uang tunai sebagai alat pembayaran perdagangan internasional (canva.com)

Bila pihak eksportir dan importir belum saling mengenal secara baik, alat pembayaran perdagangan internasional yang biasa digunakan adalah uang tunai atau kontan. Pembayaran tunai yang diterapkan importir dapat berupa mata uang dari eksportir atau mata uang lain sesuai kesepakatan dengan eksportir.

Selain mempercepat proses mendapatkan uang, cara pembayaran ini juga berfungsi untuk membangun kepercayaan antara eksportir dan importir. Uang tunai dapat diserahkan secara langsung atau melalui transfer manual di bank.

2. Pembayaran kemudian

9 Alat Pembayaran Perdagangan Internasional, Tak hanya Uang Tunai!Pembayaran kemudian sebagai alat pembayaran perdagangan internasional (pexels.com/rodnae-prod)

Dikenal dengan istilah open account, pembayaran kemudian merupakan alat pembayaran perdagangan internasional yang dilakukan usai importir menerima barang dari eksportir. Berbeda dengan pembayaran tunai, sistem pembayaran ini  umumnya diterapkan saat importir dan eksportir sudah saling kenal dengan baik.

Pembayaran kemudian bisa dipilih bila memenuhi beberapa ketentuan, seperti terdapat kepercayaan antara eksportir dan importir, ada kepastian barang dan dokumen kelengkapan barang yang akan diterima importir, dan ada kepastian hukum yang menjamin transaksi dan transfer pembayaran.

Baca Juga: 10 Cara Brainstorming Bisnis yang Efektif, Sesuaikan dengan Tujuan!

3. PayPal

9 Alat Pembayaran Perdagangan Internasional, Tak hanya Uang Tunai!PayPal sebagai alat pembayaran perdagangan internasional (pexels.com/brettjordan)

Berkat perkembangan teknologi terkait transaksi jual beli, kini muncul layanan rekening virtual yang bisa dimanfaatkan sebagai alat pembayaran perdagangan internasional, misalnya PayPal.

Sebagai rekening virtual yang populer digunakan, PayPal menyediakan fitur transaksi antar negara secara online. PayPal banyak dipilih karena memiliki tingkat keamanan tinggi dan jaringan luas yang tersebar di berbagai negara.

4. Kompensasi pribadi

9 Alat Pembayaran Perdagangan Internasional, Tak hanya Uang Tunai!Kompensasi pribadi sebagai alat pembayaran perdagangan internasional (pexels.com/tima-miroshnichenko)

Kompensasi pribadi adalah pembayaran internasional yang dilakukan dengan mengalihkan penyelesaian utang piutang pada warga negara suatu negara dengan warga negara lainnya. Sistem pembayaran ini dilakukan secara bersilang dan pihak eksportir dan importir yang terlibat telah mengenal satu sama lain dengan baik.

Kompensasi pribadi terkesan praktis sebab bisa diterapkan secara tidak langsung tanpa harus berpindah tempat atau di negara masing-masing. Meski sempat populer pada tahun 1960-an di Indonesia, alat pembayaran perdagangan internasional ini sudah mulai ditinggalkan.

Baca Juga: 8 Jenis Email Marketing yang Cocok untuk Bisnis Online

5. Letter of credit (L/C)

Surat kredit atau letter of credit (L/C) merupakan alat pengganti kredit dan jaminan pembayaran bagi eksportir. Alat pembayaran perdagangan internasional ini berupa surat pemberian kuasa pada bank untuk membayar sesuai dengan persyaratan yang disebutkan dalam surat.

Dengan penerbitan L/C, bank bertindak sebagai pengganti importir yang memberikan kepercayaan dan kepastian kepada eksportir terkait pembayaran. Selain itu, bank mengeluarkan sejumlah L/C berbeda, mulai dari revocable letter of credit, irrevocable letter of credit, confirmed irrevocable letter of credit, hingga stand by letter of credit.

Berikut proses yang terjadi saat memanfaatkan sistem pembayaran internasional menggunakan L/C.

  • Importir mengajukan permohonan L/C (opener/applicant).
  • Bank menerbitkan L/C (issuer).
  • Eksportir menerima L/C (beneficiary/accredited).
  • Bank meneruskan L/C kepada eksportir (advising bank).
  • Bank menjamin pembayaran L/C atas permintaan issuer (confirming bank).

Baca Juga: 7 Manfaat Email Marketing untuk Bisnis Pemula, Wajib Coba!

6. Wesel

9 Alat Pembayaran Perdagangan Internasional, Tak hanya Uang Tunai!Wesel sebagai alat pembayaran perdagangan internasional (canva.com)

Wesel atau surat utang bank (bill of exchange) menjadi salah satu alat pembayaran yang umum dipergunakan dalam perdagangan internasional. Wesel sejatinya adalah dokumen yang memuat pengakuan bank untuk membayar sejumlah uang yang tertera pada wesel kepada pihak tertentu.

Dengan alat pembayaran perdagangan internasional ini, pihak importir membayarkan barang yang dibelinya dengan cara menyetorkan sejumlah uang kepada bank yang ditunjuk eksportir yang mengeluarkan wesel.

Kelebihan dari wesel adalah pembayaran bisa dilakukan baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, penerima atau pengirim uang tidak perlu menggunakan rekening bank asalkan memilih wesel sebagai alat pembayaran.

Pembayaran internasional melalui wesel dapat dilakukan dengan mengirimkan formulir pengiriman uang pada penyedia jasa wesel. Di Indonesia, pihak yang berperan sebagai penyedia jasa wesel adalah Pos Indonesia dan bank konvensional.

Baca Juga: Catat! 8 Cara Nego Gaji saat Interview yang Wajib Kamu Tahu

7. Konsinyasi

9 Alat Pembayaran Perdagangan Internasional, Tak hanya Uang Tunai!Konsinyasi sebagai alat pembayaran perdagangan internasional (canva.com)

Perdagangan internasional memberlakukan konsinyasi di mana eksportir menitipkan barang ekspor pada importir untuk dipasarkan dengan kesepakatan harga tertentu. Alat pembayaran perdagangan internasional ini diberikan pada eksportir ketikan barang-barang ekspor laku terjual.

Selain itu, hak atas barang yang dititipkan ada di pada pihak eksportir. Adapun kelemahan dari alat pembayaran perdagangan internasional ini adalah eksportir tidak dapat menentukan waktu penerimaan pembayaran sebab harus menunggu barang laku terjual.

8. Cek

9 Alat Pembayaran Perdagangan Internasional, Tak hanya Uang Tunai!Cek sebagai alat pembayaran perdagangan internasional (canva.com)

Alat pembayaran perdagangan internasional menggunakan cek dapat diberlakukan dengan cara importir mengirimkan cek sesuai nilai barang kepada eksportir melalui bank yang ditunjuk di negara eksportir. Hal yang perlu diperhatikan ketika menentukan pilihan bank adalah bank yang dituju harus memiliki cabang di negara importir.

Baca Juga: 9 Cara Membuat Website Toko Online secara Mandiri, Yuk Coba!

9. Emas

9 Alat Pembayaran Perdagangan Internasional, Tak hanya Uang Tunai!Emas sebagai alat pembayaran perdagangan internasional (canva.com)

Emas termasuk alat pembayaran perdagangan internasional yang bernilai sama dengan uang tunai. Saat menerapkan sistem pembayaran ini, importir perlu memastikan bahwa jumlah emas yang dikirimkan setara dengan nilai barang yang dibelinya kepada eksportir.

Selain tidak mudah rusak, poin plus dari penggunaan emas batangan sebagai alat pembayaran perdagangan internasional adalah aman dari inflasi. Meski begitu, sistem pembayaran ini perlu mendapatkan izin dari pemerintah.

Itulah sembilan alat pembayaran perdagangan internasional selain uang tunai. Menurutmu, manakah alat pembayaran yang terbilang paling efektif digunakan? Yuk, bagikan di kolom komentar!

Baca Juga: 7 Cara Mempertahankan Pelanggan secara Mudah, Diskon Saja Gak Cukup!

Topic:

  • Bunga Semesta Int
  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya