Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp16.805 per Dolar AS

Ilustrasi rupiah yang menggambarkan penundaan kontribusi pembayaran Indonesia dalam proyek KF-21.
Ilustrasi rupiah yang menggambarkan penundaan kontribusi pembayaran Indonesia dalam proyek KF-21. (unsplash.com/Mufid Majnun)
Intinya sih...
  • Rupiah ditutup menguat ke Rp16.805 per Dolar AS.
  • Mata uang di Asia mayoritas bergerak menguat, termasuk Bath Thailand, Ringgit Malaysia, Yuan China, Rupee India, dan Pesso Filipina.
  • Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong menyebut penguatan rupiah terbatas karena sentimen domestik yang belum solid.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar atau kurs rupiah ditutup menguat pada akhir perdagangan, Senin (9/2/2026). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat ke level Rp16.805 per dolar AS per dolar AS.

Mata uang Garuda tercatat terapresiasi sebesar 71 poin atau 0,42 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

1. Daftar mata uang di kawasan Asia yang menguat

Mata uang di Asia mayoritas bergerak menguat, dengan rincian sebagai berikut:

Bath Thailand menguat 0,32 persen

Ringgit Malaysia menguat 0,01 persen

Yuan China menguat 0,01 persen

Rupee India menguta 0,04 persen

Pesso Filipina menguat 0,12 persen

2. Alasan rupiah menguat sore ini

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini seiring membaiknya sentimen risk on di pasar keuangan global.

Meski demikian, ruang penguatan rupiah diperkirakan masih terbatas karena pelaku pasar tetap mencermati sentimen domestik yang belum sepenuhnya solid.

3. Penguatan rupiah kedepan akan terbatas

Lukman menjelaskan penguatan rupiah kedepan diperkirakan terbatas mengingat sentimen domestik yg masih lemah.

"Investor menantikan data survey kepercayaan konsumen siang ini," tegasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

Perluas Ekspansi Ekspor, Indospring Bidik Pasar Timur Tengah

09 Feb 2026, 16:55 WIBBusiness