Jakarta, IDN Times - China mulai mematangkan arah pembangunan ekonominya untuk periode 2026–2030 melalui Rencana Lima Tahun (Five-Year Plan/FYP) ke-15. Dokumen yang akan menjadi panduan pembangunan nasional tersebut diproyeksikan menjadi fondasi bagi fase baru pertumbuhan ekonomi Negeri Tirai Bambu di tengah perubahan teknologi, tantangan demografi, dan dinamika geopolitik global.
Pembahasan mengenai Rencana Lima Tahun ke-15 menjadi salah satu topik utama dalam sesi 15th Five-Year Plan, Unpacked pada World Economic Forum (WEF) Annual Meeting of the New Champions 2026 di Dalian, China. Para pembicara menilai rencana tersebut tidak hanya menjadi kerangka kebijakan ekonomi, tetapi juga sinyal penting bagi pelaku usaha, investor, dan mitra internasional mengenai arah kebijakan China dalam lima tahun mendatang.
Berbagai prioritas pembangunan mulai dari inovasi teknologi, peningkatan konsumsi domestik, modernisasi industri, energi hijau, hingga keterbukaan ekonomi menjadi fokus utama dalam perencanaan tersebut.
