Tokenisasi Properti Bawa Peluang Buat Pengusaha Kost

- Teknologi blockchain melalui tokenisasi properti mulai menghubungkan industri kripto dan properti, memungkinkan aset fisik diubah menjadi token digital yang bisa diperdagangkan secara parsial.
- Pintu bersama Asosiasi Rumah Kost Indonesia (ARKI) mengedukasi pengusaha kost tentang investasi aset digital, manajemen risiko, serta cara memanfaatkan keuntungan sewa untuk diversifikasi aset.
- Nilai pasar global tokenisasi properti diproyeksikan naik dari 300 miliar dolar AS pada 2024 menjadi 4 triliun pada 2035, membuka peluang besar bagi pelaku bisnis kost di Indonesia.
Jakarta, IDN Times - Industri kripto dan properti kini mulai terhubung lewat pemanfaatan teknologi blockchain, salah satunya melalui metode tokenisasi. Data Pintu Academy menunjukkan tokenisasi properti mengubah nilai fisik aset menjadi token digital yang bisa diperdagangkan secara parsial.
Hal itu sehingga memberikan fleksibilitas bagi investor di pasar properti. SVP Strategy & Business PT Pintu Kemana Saja (Pintu) Andy Putra menyatakan pihaknya membuka ruang diskusi dengan Asosiasi Rumah Kost Indonesia (ARKI) terkait perkembangan industri rumah kost dan aset digital.
“Kami mengapresiasi rekan-rekan ARKI yang telah membuka ruang kolaborasi dan diskusi mengenai perkembangan industri rumah kost dan aset kripto," kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2026).
1. Edukasi investasi digital untuk pengusaha kost

Platform investasi kripto yang diawasi OJK, bersama Asosiasi Rumah Kost Indonesia (ARKI) mengulas cara kerja hingga risiko investasi aset digital. Andy menyebut para pengusaha kost mulai mempelajari mekanisme aset kripto secara komprehensif.
Pertemuan yang juga dihadiri Ketua Umum ARKI Florencia Irena Lipin dan Founder Belajar Bitcoin Angga Andinata tersebut, membahas strategi mengamankan masa depan bisnis kost melalui diversifikasi aset.
"Kami melihat anggota ARKI sangat terbuka dan antusias mempelajari cara kerja investasi aset crypto, termasuk memahami manfaat dan risikonya. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan nilai tambah dan pemahaman yang komprehensif mengenai industri aset digital,” ujar Andy.
2. Diversifikasi profit sewa lewat aset kripto

Pintu memberikan pembekalan mengenai dasar investasi, manajemen risiko, serta urgensi riset mandiri. Upaya ini dilakukan agar pengusaha kost dapat mengelola hasil usaha mereka secara lebih terukur lewat diversifikasi aset.
Ketua Umum ARKI Florencia Irena Lipin menilai langkah tersebut memberikan wawasan bagi pemilik kost bahwa keuntungan sewa dapat dikelola lebih produktif melalui instrumen digital.
Dia menambahkan, antarmuka aplikasi yang mudah digunakan membantu pemilik kost dari kalangan Generasi X untuk beradaptasi dengan teknologi finansial.
"Hal ini menunjukkan bahwa bisnis properti tradisional seperti rumah kost tetap adaptif terhadap perkembangan teknologi finansial,” kata dia.
3. Nilai pasar tokenisasi diprediksi tembus 4 triliun dolar AS

Potensi integrasi kedua sektor itu didukung oleh proyeksi pertumbuhan pasar tokenisasi properti secara global. Berdasarkan data Deloitte Center for Financial Services, nilai pasar ini diprediksi melonjak dari 300 miliar dolar AS pada 2024 menjadi 4 triliun pada 2035.
Andy mengatakan pihaknya akan terus menyediakan akses edukasi dan investasi yang transparan bagi anggota ARKI. Sinergi itu diharapkan mampu memperluas literasi keuangan digital dan membuka peluang diversifikasi aset bagi pengusaha kost di Indonesia.
"Kami percaya kolaborasi lintas industri seperti ini dapat memperluas literasi keuangan digital dan membuka peluang diversifikasi aset bagi para pengusaha kost di Indonesia," paparnya.

















