Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

BNI Terus Perkuat Peran Perempuan di Dunia Kerja dan Masyarakat

BNI Terus Perkuat Peran Perempuan di Dunia Kerja dan Masyarakat
Teller sedang menghitung uang di di kantor cabang BNI. (dok. BNI)
Intinya Sih
5W1H
  • BNI menegaskan komitmen mendorong kesetaraan gender lewat kebijakan inklusif dan program pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari semangat Kartini dalam mendukung peran perempuan di ekonomi nasional.
  • Perseroan menghadirkan kebijakan kerja setara, fasilitas pendukung keseimbangan hidup, serta wadah Srikandi BNI untuk mengembangkan kepemimpinan dan memperluas peluang perempuan di berbagai posisi strategis.
  • Srikandi BNI juga aktif memberdayakan masyarakat melalui kegiatan sosial yang fokus pada kesehatan, kemandirian ekonomi, dan peningkatan kapasitas generasi muda demi pembangunan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menegaskan komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender melalui berbagai kebijakan inklusif di lingkungan kerja serta program pemberdayaan yang berdampak bagi masyarakat. 

Upaya ini menjadi bagian dari implementasi semangat Kartini yang diusung perseroan dalam mendukung peran perempuan sebagai penggerak ekonomi nasional.

1. Kebijakan setara bagi seluruh pegawai

PHOTO-2025-12-23-09-32-49.jpeg
Ilustrasi layanan nasabah di kantor cabang BNI. (dok. BNI)

Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar menyatakan, BNI terus menghadirkan kebijakan yang memberikan kesempatan setara bagi seluruh pegawai tanpa memandang gender.

"BNI percaya bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan perusahaan dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional. Oleh karena itu, BNI terus berupaya menghadirkan kebijakan yang mendukung kesetaraan serta mendorong perempuan untuk berkembang dan berkontribusi secara optimal," ujar Alexandra pada keterangannya yang diterima (21/4).

Di lingkungan internal, BNI telah menerapkan berbagai kebijakan yang mendukung keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi, seperti cuti haid, cuti melahirkan, fasilitas daycare, hingga penyediaan ruang menyusui di kantor. Perseroan juga menghadirkan Employee Assistance Program (EAP) untuk mendukung kesehatan fisik, mental, dan finansial pegawai, serta menerapkan skema kerja fleksibel.

2. Wadah pengembangan perempuan di BNI

PHOTO-2026-04-07-20-31-14.jpeg
Kantor pusat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI. (dok. BNI)

Selain kebijakan internal, BNI juga memperkuat peran perempuan melalui pembentukan Srikandi BNI sebagai wadah strategis pengembangan kepemimpinan perempuan. Inisiatif ini mendorong kolaborasi, kreativitas, serta peningkatan kapabilitas pegawai perempuan, sekaligus memperluas peluang mereka untuk menduduki posisi kepemimpinan di berbagai lini organisasi.

Menurut Alexandra, peningkatan peran perempuan di dunia kerja tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi secara luas. Berbagai studi menunjukkan bahwa perusahaan dengan kepemimpinan yang beragam cenderung memiliki kinerja lebih baik, inovatif, serta mampu mengambil keputusan yang lebih komprehensif.

3. Srikandi BNI bawa dampak ke masyarakat

ilustrasi pelayanan Bank Negara Indonesia (BNI)
ilustrasi pelayanan Bank Negara Indonesia (BNI) (bni.co.id)

Srikandi BNI juga diarahkan untuk memberikan dampak yang lebih luas melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan di masyarakat. Program yang disiapkan ke depan mencakup peningkatan kapasitas generasi muda, dukungan terhadap kesehatan perempuan, serta penguatan kemandirian ekonomi perempuan di berbagai daerah.

“Berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya BNI dalam membawa semangat Kartini yang tidak hanya berhenti di lingkungan kerja, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Alexandra.

Melalui pendekatan yang terintegrasi antara kebijakan internal dan program sosial, BNI menempatkan pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat daya saing organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. (WEB)

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Evan Yulian
EditorEvan Yulian
Follow Us

Latest in Business

See More