Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tokped-TikTok Shop Kenalkan Discovery Commerce, Kerek Penjualan Seller

2 min read
Tokped-TikTok Shop Kenalkan Discovery Commerce, Kerek Penjualan Seller
Executive Director of Tokopedia & TikTok Shop, Stephanie Susilo. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
  • Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia memperkenalkan discovery commerce untuk meningkatkan kesadaran produk melalui konten, fitur platform, kolaborasi afiliator, dan sesi live.

  • Strategi ini dinilai memberi peluang bagi seller dengan sumber daya terbatas untuk meningkatkan penjualan melalui kreativitas, bukan hanya mengandalkan etalase e-commerce.

  • Data platform mencatat live shopping meningkatkan penjualan hingga 59 persen, video pendek menaikkan pesanan rata-rata 135 persen, sementara affiliate creator mendorong pesanan 170 persen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Surakarta, IDN Times - Tokopedia & TikTok Shop Indonesia terus mendorong pemanfaatan discovery commerce kepada para penjual atau seller di platform-nya.

Dalam acara perayaan kolaborasi #BeliLokal dan peluncuran koleksi Pilihan BuSan di Swiss-Belhotel Solo, Jawa Tengah, Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo mengatakan, discovery commerce adalah cara meningkatkan kesadaran (awareness) masyarakat terhadap suatu produk, dengan memanfaatkan berbagai fitur yang ada di platform dan juga konten.

“Usaha sekecil apapun, kini punya peluang untuk ditemukan, dikenal, dan dipilih oleh konsumen berkat kekuatan konten,” kata Stephanie, Senin (21/9/2026).

  1. 1. Seller dengan sumber daya terbatas tetap bisa dongkrak penjualan

    Ilustrasi Live Tiktok (pexels.com/mart-production)
    Ilustrasi Live Tiktok (pexels.com/mart-production)

    Lebih rinci, discovery commerce adalah cara memasarkan produk di luar etalasi e-commerce. Misalnya dengan pemasaran lewat konten organik seller, kolaborasi dengan affiliator, pemasaran dengan sesi live, dan sebagainya.

    Stephanie mengatakan, strategi itu bisa membantu seller dengan sumber daya terbatas untuk meningkatkan penjualannya.

    “Sifat discovery commerce yang inklusif memungkinkan seluruh penjual, bahkan dengan sumber daya terbatas dapat memenangkan persaingan melalui kreativitas,” tutur Stephanie.

  2. 2. Pesanan melonjak dengan optimalisasi konten dan live session

    Spesial Perayaan Kolaborasi #BeliLokal Tokopedia & TikTok Shop di Swiss-Belhotel Solo, Jawa Tengah, Senin (21/9/2026).
    Spesial Perayaan Kolaborasi #BeliLokal Tokopedia & TikTok Shop di Swiss-Belhotel Solo, Jawa Tengah, Senin (21/9/2026). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

    Berdasarkan data Tokopedia & TikTok Shop, sesi live shopping berhasil meningkatkan penjualan seller hingga 59 persen. Kemudian, pemasaran produk lewat konten video pendek mengerek pesanan seller rata-rata 135 persen.

    Affiliate creator pun membantu pelaku usaha meningkatkan pesanan sebesar 170 persen,” tutur Stephanie.

  3. 3. Waktunya terjun ke era penjualan online baru

    Spesial Perayaan Kolaborasi #BeliLokal Tokopedia & TikTok Shop di Swiss-Belhotel Solo, Jawa Tengah, Senin (21/9/2026).
    Spesial Perayaan Kolaborasi #BeliLokal Tokopedia & TikTok Shop di Swiss-Belhotel Solo, Jawa Tengah, Senin (21/9/2026). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

    Stephanie mengatakan, discovery commerce merupakan era baru dalam ekosistem penjualan online.

    Tokopedia & TikTok Shop mendorong para seller untuk memaksimalkan potensi bisnisnya dengan model pemasaran tersebut.

    “Kami sangat mengapresiasi setiap kolaborasi yang bertujuan untuk membangun ekosistem perdagangan digital yang lebih aman, terpercaya dan juga inklusif. Ekosistem ini memungkinkan pelaku usaha lokal tumbuh berkelanjutan, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Stephanie.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More