Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tren Bisnis Minuman Kekinian Bikin Permintaan Gula Aren Melonjak

Tren Bisnis Minuman Kekinian Bikin Permintaan Gula Aren Melonjak
Pengolahan gula aren cair (dok. CV Jagoan Food)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Tren minuman kekinian seperti kopi susu dan boba membuat permintaan gula aren melonjak, menjadikannya bahan pemanis favorit di industri F&B modern.
  • Pelaku usaha kini beralih ke gula aren cair dan bubuk karena lebih praktis serta menjaga konsistensi rasa dalam produksi minuman cepat saji.
  • Gula aren mulai digunakan di berbagai menu seperti milk tea dan chocolate drink, menandakan pergeseran citra dari produk tradisional menjadi bahan baku modern.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Tren minuman kekinian di Indonesia ternyata bukan cuma mengubah gaya nongkrong anak muda, tapi juga mendongkrak kebutuhan bahan baku pemanis seperti gula aren.

Mulai dari kopi susu gula aren, boba brown sugar, milk tea, hingga dessert drink kini ramai memakai gula aren sebagai ciri khas rasa.

Fenomena ini lantas membuat permintaan gula aren cair maupun bubuk ikut meningkat, terutama dari pelaku usaha coffee shop hingga UMKM minuman rumahan.

1. Gula aren jadi “bintang baru” di industri minuman kekinian

Pengolahan gula aren
Pengolahan gula aren (dok. CV Jagoan Food)

Dalam beberapa tahun terakhir, gula aren semakin banyak digunakan dalam berbagai menu populer. Selain memberi rasa manis, gula aren dianggap punya karakter rasa karamel yang lebih kuat sehingga cocok dipadukan dengan susu maupun kopi.

Tak hanya coffee shop besar, gerai minuman cepat saji hingga UMKM juga mulai menjadikan gula aren sebagai komponen utama dalam resep mereka. Bahkan, nama “gula aren” kini sering dicantumkan langsung di menu untuk menarik konsumen.

“Tren minuman kekinian membuat permintaan gula aren meningkat, terutama untuk produk yang dipakai rutin setiap hari seperti kopi susu dan minuman berbasis susu lainnya,” kata Direktur CV Jagoan Food, Arie Adrian, dalam pernyataan resminya, Senin (11/5/2026).

2. Pelaku usaha kini cari gula aren cair dan bubuk

CV Jagoan Food melalui brand Palmarie memasarkan berbagai produk gula berbasis nira seperti brown sugar premium, gula aren cair, gula kelapa
CV Jagoan Food melalui brand Palmarie memasarkan berbagai produk gula berbasis nira seperti brown sugar premium, gula aren cair, gula kelapa cair, hingga gula aren bubuk untuk pasar coffee shop dan brand minuman kekinian (dok. CV Jagoan Food)

Meningkatnya bisnis minuman kekinian juga mengubah kebutuhan pelaku usaha terhadap bahan baku.

Jika dulu gula aren identik dengan bentuk tradisional, kini banyak bisnis F&B lebih memilih gula aren cair dan bubuk karena lebih praktis digunakan dalam operasional harian.

Efisiensi produksi menjadi alasan utama. Dalam industri minuman cepat saji, kecepatan layanan dan konsistensi rasa menjadi faktor penting agar kualitas minuman tetap sama di setiap penyajian.

Menurut Arie, salah satu tantangan terbesar bisnis minuman adalah menjaga stabilitas rasa di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

“Oleh karena itu, pelaku usaha membutuhkan bahan baku yang stabil agar formula minuman tidak berubah dari waktu ke waktu,” ujar dia.

Melihat tren tersebut, CV Jagoan Food melalui brand Palmarie memasarkan berbagai produk gula berbasis nira seperti brown sugar premium, gula aren cair, gula kelapa cair, hingga gula aren bubuk untuk pasar coffee shop dan brand minuman kekinian.

3. Gula aren juga mulai masuk ke banyak menu selain kopi susu

ilustrasi gula aren bubuk
ilustrasi gula aren bubuk (freepik.com/freepik)

Penggunaan gula aren kini juga makin luas. Jika sebelumnya lebih identik dengan kopi susu, pemanis berbasis nira kini mulai digunakan pada milk tea, chocolate drink, hingga minuman berbasis buah dengan konsep signature syrup.

Kondisi ini membuat gula aren mulai dipandang sebagai bahan baku modern, bukan lagi sekadar produk tradisional. Di sisi lain, meningkatnya konsumsi gula aren juga membuat produsen harus menjaga pasokan nira dari petani agar kebutuhan industri F&B tetap terpenuhi.

"Dengan pertumbuhan bisnis coffee shop dan minuman siap saji yang masih tinggi, penggunaan gula aren diperkirakan bakal terus meningkat di pasar domestik," kata Arie.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in Business

See More