Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ukraina Perintahkan Percepatan Impor Listrik di Tengah Krisis Energi

Bendera Ukraina (unsplash.com/Yehor Milohrodskyi)
Bendera Ukraina (unsplash.com/Yehor Milohrodskyi)
Intinya sih...
  • Zelenskiy memerintahkan percepatan impor listrik dan peralatan pembangkit untuk mengatasi krisis energi akibat serangan Rusia.
  • Kementerian Energi Ukraina memberlakukan pemadaman bergilir di sebagian besar wilayah karena suhu ekstrem mencapai minus 16 derajat Celsius.
  • Pemerintah Ukraina bersama Naftogaz membahas rencana peningkatan impor gas sebagai strategi ketahanan energi nasional.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, memerintahkan percepatan impor listrik dan peralatan pembangkit listrik pada Sabtu (17/1/2026). Impor itu guna mengatasi krisis energi yang disebut sebagai yang terburuk sejak perang dengan Rusia.

Pemerintah Ukraina sebelumnya menetapkan status darurat energi setelah infrastruktur kelistrikan negara itu mengalami kerusakan parah akibat serangan udara Rusia. Kondisi semakin memburuk karena gelombang udara dingin ekstrem yang melanda wilayah Ukraina dalam beberapa hari terakhir, membuat kebutuhan listrik melonjak tajam.

1. Zelenskiy perintahkan percepatan impor listrik setelah sistem energi Ukraina lumpuh akibat serangan Rusia

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (President Of Ukraine from Україна, CC0, via Wikimedia Commons)
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (President Of Ukraine from Україна, CC0, via Wikimedia Commons)

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, menyatakan telah memerintahkan percepatan impor listrik dan peralatan pembangkit tambahan sebanyak mungkin untuk mengatasi krisis energi yang melanda negara tersebut. Pengumuman ini disampaikan setelah Zelenskiy menggelar rapat dengan pejabat pemerintah dan militer tingkat tinggi.

Sistem energi Ukraina yang terus mengalami kerusakan akibat serangan Rusia kini hanya mampu memenuhi sekitar 60 persen dari kebutuhan listrik nasional. Pemerintah pun menetapkan status darurat energi untuk menanggulangi kondisi tersebut dan memastikan pasokan tetap tersedia bagi warga di tengah musim dingin ekstrem.

“Seluruh keputusan terkait hal ini telah ditetapkan, dan peningkatan impor harus dilakukan tanpa penundaan,” tulis Zelenskiy melalui akun resminya di platform X, dikutip The Star.

2. Pemadaman bergilir meluas di Ukraina saat suhu ekstrem capai minus 16 derajat Celsius

Pasukan Ukraina dalam sebuah latihan militer gabungan bersama NATO. twitter.com/LANDCMD
Pasukan Ukraina dalam sebuah latihan militer gabungan bersama NATO. twitter.com/LANDCMD

Kementerian Energi Ukraina memberlakukan pemadaman bergilir di sebagian besar wilayah akibat krisis energi yang semakin parah. Kondisi terburuk tercatat di Kiev dan sekitarnya, di mana warga mengalami pemadaman listrik berkepanjangan dan puluhan gedung apartemen kehilangan pemanasan saat suhu turun hingga minus 16 derajat Celsius.

Cuaca dingin ekstrem memperburuk situasi dan menimbulkan kesulitan besar bagi penduduk. Pemadaman kali ini disebut sebagai yang terburuk sejak perang dimulai, mendorong pemerintah untuk mempercepat langkah impor listrik dan peralatan pembangkit darurat.

Wali Kota Kiev, Vitali Klitschko, melaporkan bahwa sekitar separuh dari gedung apartemen di ibu kota sempat kehilangan akses pemanasan. Ia juga mengimbau kepada warga untuk sementara waktu meninggalkan Kiev demi keselamatan mereka.

3. Ukraina bahas peningkatan impor gas untuk perkuat ketahanan energi nasional

Pejabat Ukraina menduga kebakaran disengaja oleh kelompok separatis. Ilustrasi (twitter.com/Ukraine)
Pejabat Ukraina menduga kebakaran disengaja oleh kelompok separatis. Ilustrasi (twitter.com/Ukraine)

Perdana Menteri Ukraina, Yulia Svyrydenko, menyatakan bahwa pemerintah bersama perusahaan energi negara, Naftogaz, telah membahas rencana peningkatan impor gas pada tahun ini sebagai bagian dari strategi ketahanan energi nasional.

Naftogaz sebelumnya mengimpor sekitar 5,7 miliar meter kubik gas pada tahun 2025 melalui pendanaan dari pemerintah dan mitra internasional. Ukraina kembali memulai impor gas sejak musim semi 2025 setelah serangan beruntun dari Rusia, yang menghancurkan sejumlah fasilitas produksi gas di dalam negeri.

Dalam sepekan terakhir, Rusia dilaporkan telah menyerang fasilitas produksi gas milik Naftogaz sebanyak enam kali. Svyrydenko mengonfirmasi adanya pembahasan terkait volume impor tambahan, meski belum merinci jumlah yang direncanakan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

8 Negara Eropa yang Ditarif 25 Persen usai Tolak Trump Ambil Greenland

18 Jan 2026, 14:40 WIBBusiness