Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Force Majeure Imbas Konflik AS-Iran, Chandra Asri Kurangi Operasional

Force Majeure Imbas Konflik AS-Iran, Chandra Asri Kurangi Operasional
Chandra Asri Petrokimia Tbk (chandra-asri.com)
Intinya Sih
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk menurunkan tingkat operasional pabrik sebagai langkah mitigasi dampak konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang memengaruhi rantai pasok bahan baku.
  • Perusahaan menetapkan status force majeure akibat gangguan distribusi di Selat Hormuz, sebagai langkah administratif terukur untuk menjaga transparansi kepada para pemangku kepentingan.
  • Manajemen Chandra Asri berkoordinasi dengan pelanggan guna meminimalkan dampak pengurangan operasional dan memastikan keberlangsungan bisnis di tengah dinamika geopolitik global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) memutuskan untuk menurunkan tingkat operasional atau run rates pabrik mereka sebagai langkah mitigasi dampak konflik. Perusahaan terus memantau ketat perkembangan situasi antara Amerika Serikat dan Iran demi menjaga ketahanan operasional di seluruh unit bisnis. Hal itu guna memastikan bisnis tetap berjalan stabil di tengah kondisi geopolitik yang tidak menentu.

"Sebagai mitigasi, kami akan mengurangi tingkat operasional (run rates) di pabrik kami," kata Direktur Sumber Daya Manusia & Urusan Korporat TPIA Suryandi kepada IDN Times, Rabu (4/3/2026).

1. Umumkan status force majeure akibat gangguan di Selat Hormuz

Pabrik Pt Chandra asri tbk (TPIA)/Dok. Chandra asri
Pabrik Pt Chandra asri tbk (TPIA)/Dok. Chandra asri

Ketegangan militer di kawasan Selat Hormuz mengganggu kelancaran distribusi bahan baku dalam rantai pasok perusahaan. Kondisi itu memaksa Chandra Asri menyampaikan pemberitahuan force majeure atau keadaan kahar kepada para mitra usaha.

"Perusahaan telah menyampaikan pemberitahuan force majeure kepada mitra usaha sesuai ketentuan kontraktual yang berlaku," ujar Suryandi.

2. Sebagai bentuk transparansi terhadap pemangku kepentingan

WhatsApp Image 2026-01-28 at 19.56.13.jpeg
Chandra Asri Operasikan CASS, Perkuat Talenta/Dok Chandra Asri

Menurut Suryandi, penetapan status force majeure tersebut merupakan langkah administratif yang terukur. Keputusan itu diambil setelah melalui kajian mendalam mengenai potensi dampak terhadap kewajiban perusahaan kepada pelanggan.

"Ini merupakan langkah administratif yang dilakukan secara terukur, berdasarkan kajian menyeluruh atas potensi implikasi terhadap pemenuhan kewajiban kepada pelanggan, serta sebagai bentuk transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan," paparnya.

3. Koordinasi dengan pelanggan demi kesinambungan bisnis

IMG_5992.jpeg
Proyek pabrik soda api dan Etilen Diklorida/Chlor Alkali – Ethylene Dichloride (CA-EDC) yang dikelola PT Chandra Asri Alkali (CAA). (dok. Chandra Asri Group)

Saat ini, manajemen Chandra Asri sedang berkoordinasi intensif dengan para pelanggan untuk meminimalisasi dampak dari pengurangan operasional tersebut.

Suryandi menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga keberlangsungan operasional dan ketahanan bisnis, sembari terus mengevaluasi dinamika global yang dapat memengaruhi kegiatan usaha mereka ke depan.

"Dalam kondisi global yang dinamis ini, kami berkomitmen menjaga kesinambungan operasional, ketahanan bisnis serta terus mengevaluasi potensi dampak terhadap kegiatan usaha kami," kata Suryandi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More